Gagal Bobol Rumah Pegadaian, Pemuda Pengangguran di Gelandang Ke Polsek Semampir

0
371

SURABAYA, SINAR POS–  SELASA (11/02/2020) – Aksi kejahatan yang dilakukan pemuda pengangguran warga Jalan Danakarya 1/15 Kel. Ampel, Kec. Semampir, inisial MS (21) tahun, terhenti. Pemuda yang terlibat Pencurian dengan Pemberatan (curat) itu ditangkap unit Reskrim Polsek Semampir (Resort) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya lantaran membobol rumah pegadaian di Jalan Kunti.

Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus, S.H., mengatakan, Penangkapan pelaku MS berdasarkan surat edar kepolisian laporan Polisi nomor : LP/B/12/II/2020/Jatim/Res. Pel. Tg.Perak/Sek Semampir tanggal 10 Februari 2020 dengan pelapor Baha Panjaitan (64), laki-laki warga Jalan Kunti 27 Kel. Sidotopo, Kec. Semampir Surabaya.

“Dengan adanya laporan tersebut unit Reskrim lansung menuju ke Tempat Kejadia Perkara (TKP) bersama Korban,” tuturnya.

Lanjut Aryanto, setelah sampai di TKP, rumah pegadaian masih dalam keadaan terkunci pintu pagarnya, selanjutnya anggota unit Reskrim bersama korban masuk kedalam rumah pegadaian bersama – sama serta melihat plapon rumah tengah pinggir atas rusak.

“Korban langsung mengecek di dalam rak penyimpanan, ternyata HP dari gadai milik orang sudak tidak ada lagi di dalam rak,” ungkap Aryanto.

Masih kata Aryanto, akhirnya unit Reskrim dan warga melakukan pencarian ke atas melihat pelaku masih ada di dalam, lalu kabur keluar naik ke atap genteng loncat dari rumah ke rumah yang lain, akhirnya pelaku terjatuh di dalam salah satu toilet warga, pelaku langsung meloncat ke sungai di Jalan Kunti dan bersembunyi.

“Sekira pukul 04.30 Wib warga dan unit Reskrim upaya terus mencari pelaku yang sembunyi dan melanjutkan ke arah timur masuk gapura Jalan Sidorame tembus ke Rumah Potoh Hewan (RPH), ada sejumlah warga yang sedang bergerombol melihat seorang yang terjatuh dari sungai unit Reskrim langsung ke lokasi,” tuturnya

Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus, S.H., menambahkan, begitu melihat orang yang terjatuh dari sungai sesuai ciri-ciri seperti pelaku yang menyatroni rumah pegadaian di Jalan Kunti.

“Anggota unit Reskrim langsung melakukan penangkapan selanjutnya di gelandang ke Mapolsek Semampir,” imbuhnya.

“Pelaku sempat mengelak dengan berpura-pura mandi dan ganti baju serta pakai sarung di salah satu toilet milik warga. Tapi unit Reskrim tak percaya, begitu melihat ada uang dua ribuan dalam keadaan basah di atas mesin jahit begitu di cek ternyata uang tersebut bau got. Unit Reskrim langsung melakukan penangkapan dan selanjutnya di gelandang ke Mapolsek Semampir guna penyelidikan lebih lanjut,” tambah Aryanto.

Sementara itu, dari tangan pelaku Polisi berhasil menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp. 101.000,- (Seratus ribu rupiah), 5 (lima) buah HP berbagai merk diantaranya HP Siomi warna Gold, HP Vivo warna Gold, HP Oppo warna Gold, HP Samsung warna putih, HP Evercross warna hitam dan 1 (satu) buah sarung kotak-kotak warna coklat.

“Guna mempertanggukan atas perbuatannya tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara,” Sebut Aryanto. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here