BIAYA PTSL DIKELUHKAN WARGA PEMOHON

0
109

BOJONEGORO|SINARPOS.ID
Para pemohon sertifikat tanah mengaku ditarik uang, tanpa adanya sosialisasi kepada warga. Dengan besaran yang berbeda-beda mulai Rp 600 ribu sampai Rp 750 ribu.

Bojonegoro Progam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, dikeluhkan warga.
KAMIS(06-02-2020)

Pasalnya para pemohon sertifikat tanah mengaku ditarik uang dengan besaran yang berbeda-beda. Mulai Rp 600 ribu sampai Rp 750 ribu. Terkait pungutan sepihak yang diduga dilakukan panitia PTSL di desa setempat , pemohon Yuswani, mengaku sejak awal tidak pernah dilakukan pertemuan. “Langsung didatangi ke rumah, dan diminta dengan biaya yang ditentukan panitia,” kata Yuswani.

Pemohon mengaku merasa dirugikan. Seharusnya dijelaskan uang itu digunakan apa saja. Apalagi tidak ada kuitansi dari panitia pelaksana.

Sementara itu menurut pihak badan pertanahan nasional, Sulistianigsih, selaku Wakil PTSL BPN Bojonegoro, pembiayaan administrasi persiapan pelaksanaan kegiatan ditetapkan sebesar Rp 150 ribu untuk perbidang tanah, sesuai Peraturan Bupati Nomor 53 Tahun 2017.

Sedangkan menurut Arwan, selaku Camat Kedungadem , di Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, ada sebanyak 1262 bisang sertifikat tanah. Sementara 48 bidang lainnya belum bisa diserahkan, karena administrasi belum lengkap (zam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here