Polres Jombang Rilis Hasil Ungkap Kasus Narkoba Dan Reskrim Selama Januari 2020

0
284

Jombang, Sinar Pos

Kepolisian Resort (Polres) Jombang merilis hasil ungkap kasus Narkoba dan Reskrim, selama waktu satu bulan.

Pers rilis tersebut digelar Kapolres Jombang, melalui Kasubbag Humas, AKP. Hariyono dan Kasat Resnarkoba, AKP. Moch. Mukid, S.H. Bertempat di gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang pada hari Jumat, (07/02/2020).

Berdasarkan hasil ungkap kasus Narkoba terdapat 29 kasus, dengan 37 tersangka, diantaranya : Narkotika, 25 kasus dengan 31 tersangka. Kemudian Obat Keras dan Berbahaya (Okerbaya), 4 kasus dengan 6 tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari masing-masing tersangka, yakni berupa Sabu, (34,27 gram). Pil dobel L, (99.718 butir). Pipet kaca, (20 buah). Korek api, (17 buah). Hp, (51 unit). Alat hisap, (13 buah). Timbangan, (2 unit). Kemudian 17 plastik klip diduga berisi sisa sabu, 1 potongan kaca lampu isi satu dengan berat 3,27 gram, serta uang Rp. 18.914.000.

“Hari ini Polres Jombang, beserta Polsek jajaran berhasil ungkap kasus narkoba dalam kurun waktu 1 bulan, yaitu mulai dari tanggal 1 sampai 31 Januari 2020. Dari ungkap kasus narkoba, status tersangka pengedar terdapat 48 tersangka, sedangkan untuk memiliki/pengguna terdapat 21 tersangka,” ungkap Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP. Moch. Mukid, S.H.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang juga menyampaikan pada seluruh Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang maupun Polsek jajaran yang telah bekerja keras untuk memberantas peredaran narkoba diwilayah Kabupaten Jombang.

“Saya menyampaikan terimakasih pada Reserse Narkoba Polres Jombang maupun Polsek jajaran, yang telah berhasil ungkap peredaran narkoba diwilayah Kabupaten Jombang. Semoga Jombang kota santri ini menjadi kota yang bebas narkoba, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, hasil dari ungkap kasus Reskrim Polres Jombang dalam kurun waktu 1 bulan terdapat 14 kasus, di antaranya : 1 kasus pencabulan, 6 kasus judi, 5 kasus curat dan 2 kasus illegal logging.

“Dalam waktu satu bulan, Satreskrim Polres Jombang bersama Polsek jajaran berhasil ungkap kasus dengan jumlah tersangka 19 orang. Dengan rincian Satresrim Polres Jombang, terdapat 5 kasus dengan 8 tersangka. Diantaranya : 1 kasus persetubuhan anak dibawah umur, yang dilakukan oleh tersangka berinisial AF (16), tersangka merupakan Pelajar asal Dusun Kedungboto, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, KabupatenJombang,” tutur Kasubbag Humas, AKP. Hariyono

Masih Kasubbag Humas Hariyono,”Dari kasus tersebut, barang bukti yang disita berupa pakaian yang dikenakan korban, 1 (satu) buah Hp, 1 (satu) buah boneka beruang warna ungu dan 1 (satu) buah boneka beruang warna merah muda.

“Kemudian, tersangka dijerat dalam pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 80 ayat (3), UU. R.I No. 35 tahun 2014, perubahan atas UU. R.I No.23 tahun 2004 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun,” pungkasnya. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here