DPC PPP Mojokerto Gelar Fit And Proper Test Balon Bupati

0
356

Mojokerto, Sinar Pos
Rekom PAC se-kabupaten Mojokerto : Ikfina vs Yoko skor 14 – 4, yang lain dapat suara 0.

Foto : Dari kiri ke kanan Ainur Rosyid, Sip, ME Sekretaris DPC PPP Kab.Mojokerto sebagai Sekretaris Sidang Pleno Sesi Presentasi Visi dan Misi Pasangan Colon Bupati-Wakil Bupati Rapimcab PPP Kabupaten Mojokerto, H.Muhammad Al Barra, Lc, MHum bakal calon wakil bupati, dr. Hj. Ikfina Fahmawati, MSi bakal calon bupati saat menyerahkan Naskah Visi dan Misi yang telah dipresentasikan kepada Ketua Sidang H.Khusairin, Sip, MM yang juga sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto. (1/2/2020).

DPC PPP Kabupaten Mojokerto menggelar Rapimcab (Rapat Pimpinan Cabang ) dengan agenda pokok melakukan penyaringan atau Fit and Proper Test terhadap para Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati yang telah terjaring oleh Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Bupati-Wakil Bupati DPC PPP Kabupaten Mojokerto sebelumnya.
Dari sebanyak enam bakal calon yang terjaring hanya empat saja yang hadir dalam Rapimcab dengan agenda pokok fit and proper test tersebut. Bakal calon tersebut adalah Yoko-Nisa (Yoni), DR.KH.Abdul Rahim, Ayub Daniel Aqsho, H.Pungkasiadi, SH (berhalangan hadir diwakilkan kepada Yuni Tri Widodo Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Mojokerto) dan Ikfina-Barra ( Ikbar ). Sedangkan yang tidak hadir adalah Kusnan dan Purowo-Karji.

Ada dua hal menarik yang terjadi dalam Rapimcab tersebut. Pertama : Secara mengejutkan Ikfina-Barra keluar sebagai pemenangnya. Karena setelah sidang pleno paparan visi dan misi para bakal calon selesai dilakukan. Diteruskan dengan sidang pleno Pandangan umum PAC-PAC terhadap visi dan misi yang telah disampaikan oleh para bakal calon. Hasilnya semua calon tidak direkomendasikan maju sebagai bakal calon yang diusung PPP. Artinya mereka mendapat suara 0 ( nol, kosong ). Hanya Ikfina-Barra dan Yoko-Nisa saja yang dapat suara direkom oleh PAC-PAC. Yoko-Nisa dapat 4 ( empat ) suara yaitu dari PAC (Pimpinan Anak Cabang ) Ngoro, Kutorejo, Jetis dan Dawarblandong. Sedangkan PAC yang lain suara rekomnya untuk paslon Ikfina-Barra sehingga mendapat 14 (empat belas) suara. Atau dapat dibilang Ikfina-Barra (Ikbar) memenangkan Rapimcab melawan Yoko-Nisa (Yoni) dengan skor 14-4, sebut saja Ikfina vs Yoko skor 14-4.
Sebenarnya tanda-tanda kemenangan Ikbar sudah Nampak ketika berlangsung sidang pleno paparan visi dan misi bakal colon. Berbeda dengan bakal colon – bakal calon yang lain. Bakal calon pasangan Ikbar ini ketika masuk ruang sidang para peserta sidang kompak membacakan shalawat badar.

Kedua : Bakal Calon DR.KH. Abdul Rahim tampil tidak membacakan visi dan misinya, malah menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan setelah menyampaikan beberapa apa alasannya.
Pada sidang pleno terakhir sebelum closing ceremony, penyampaian hasil Rapimcab. Ketua sidang Ahnu, Spd menyampaikan : Hasil Rakercab sebagaimana telah maklum, akan disampaikan oleh DPC PPP Kab.Mojokerto kepada DPW PPP Provinsi Jawa Timur untuk kemudian diteruskan kepada DPP PPP sesuai dengan Tata Tertib Rapimcab, setuju ?”, Tanya Ahnu. Dijawab serempak aklamasi oleh peserta Rapimcab : “Setujuuuuu…. “. Dok dok dok Ahnu mengetuk palu sidang tiga kali pertanda hasil sidang syah dan Rapimcab berakhir.
Didik Norman Zain Sekretaris DPW PPP Jawa Timur dalam sambutannya bahwa DPW PPP Jawa Timur sebelum melayangkan surat permohonan rekomendasi terhadap Bakal Calon yang akan diusung kepada DPP PPP di Jakarta akan melakukan fit and proper tes terlebih dahulu sesuai juklak yang telah diterbitkan oleh DPP PPP.

PPP ingin agar bakal calon yang diusung nantinya memiliki 4 S. Yaitu Kapasitas, Elektabilitas, Kapabelitas dan Kas. Mempunyai kapasitas, maksudnya calon Bupati harus mampu meyelesaikan segala persoalan yang terjadi. Punya Elektabilitas, maksudnya calon Bupati dijamin punya tingkat keterpilihan atau elektabilitas tinggi yang bakal bisa menjadi pemenang pilkada. Punya Kapabelitas maksudnya calon Bupati harus punya kemampunan yang mumpuni dalam memimpin jalannya pemerintahan di kabupaten. Sehingga segala kebutuhan dan persoalan yang ada dapat dengan bijaksana dapat dipenuhi dan diselesaikan dengan baik. Memiliki Kas maksudnya Seorang calon Bupati harus mempunya Kas, Punya modal untuk biaya pemenangannya. Punya kas bukan untuk money politik, jadi jangan salah paham. Sebab pemenangan calon bupati itu butuh uang untuk pembiyaan pemenangannya. Meyiapkan uang honor saksi-saksi, operasional tim pemenangan, sosialisasi, logistic, kampanye dll.

Rapimcab yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 1 Februari 2020 pagi hingga sore hari itu mengambil tempat di Villa Puncak Trawas, Desa Trawas Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto dihadiri antara lain oleh Ketua Majelis Syariah DPC PPP Kabupaten Mojokerto KH.Machfudzi, Pimpinan DPC, Para Anggota FPP DPRD, Ketua dan Sekretaris PAC dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, Pimpinan dan perwakilan DPW PPP Jawa Timur, Wakil dari Pengurus PDIP dan Golkar Kabupaten Mojokerto. (Ifa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here