Polres Jombang Gelar Pers Rilis Hasil Ungkap Kasus Kurun Waktu 1 Minggu

0
106

Jombang, Sinar Pos – Kepolisian Resort (Polres) Jombang, gelar konferensi pers ungkap kasus Narkoba dan Reskrim dalam kurun waktu 1 minggu. Mulai dari tanggal 25 – 31 Januari 2020.

Konferensi pers tersebut digelar pada hari Jumat, (31/01/2020) di gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang.

Dalam pers rilis ungkap kasus Satreskrim terdapat 8 (Delapan) kasus yang terdiri dari : 1 (Satu) kasus persetubuhan anak dibawah umur, 5 (Lima) kasus judi dan 2 (Dua) kasus curat. Untuk jumlah tersangka, terdapat 9 (Sembilan) orang.

“Modus pelaku persetubuhan anak dibawah umur yaitu, berawal dari pacaran, setelah itu bujuk rayu, kemudian pelaku melakukan persetubuhan. Pelaku melakukan perbuatannya di luar tempat, tetapi bukan di rumah korban kan masih di sekitar wilayah Plandaan,”terang Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP. Ambuka Yudha.

Sementara itu, dari ungkap kasus Narkoba, terdapat 10 kasus dengan 12 tersangka. Yaitu yang terdiri dari : Narkotika, 4 kasus dengan 6 tersangka dan Okerbaya, 6 kasus dengan 6 tersangka.

Kemudian untuk barang bukti secara keseluruhan yaitu berupa : Sabu, 2,19 gram. Pil double L, 92.603 butir. Pipet kaca 2 buah. Korek api 1 buah. Handphone 9 unit. Alat hisap 1 buah serta uang senilai Rp.9.725.000,- (Sembilan Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah).

Untuk status tersangka pengedar, terdapat 9 (Sembilan) tersangka. Kemudian pemilik atau pengguna, terdapat 3 (Tiga) tersangka.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Polres Jombang, AKP. Moch. Mukid, S.H dalam keterangannya mengatakan,”Dari sekian barang bukti sekitar 92.000, ini adalah jenis pil dobel L dari tersangka AN.

“Modus SK ini dapat ranjauan dari seseorang, setelah itu diambil dan dikemas dalam rumahnya. Kemudian dirapikan supaya lebih bagus, yaitu dengan menggunakan alat pres. Setelah itu diberi label, yang diberi nama vitamin B1 untuk mengelabuhi petugas dan orang lain,”ungkapnya.

Masih Moch. Mukid,”Barang bukti alat pres, yang digunakan tersangka sudah kita amankan dan untuk pemasarannya yaitu di Jombang dan luar kota Jombang. Dari barang bukti 92.603 butir, jika di uangkan senilai kurang lebih sekitar Rp. 270.000.000 (Dua Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah).

“Diduga jaringan ini adalah jaringan lapas dan kita masih melakukan mengembangkan. Tersangka merupakan pengedar dan ada kurirnya sendiri, yang bertugas sebagai pengedar,”pungkas Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Polres Jombang, AKP. Moch. Mukid, S.H. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here