PROGRAM UNIT PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK (UPPO) DI KECAMATAN SUKORAME SEMAKIN BERKEMBANG

0
1350

LAMONGAN|SINARPOS.CO.ID– Pada tahun 2017 kelompok tani Budi Luhur Desa Sukorame menerima Program Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) dari aspirasi DPR-RI Viva Yoga Mauladi MSI dan dikelola dengan sangat baik sampai saat ini (27/01/2020)

Ketua Kelompok Tani Budi Luhur Sarji yang ditemui Sinarpos menerangkan bahwa dia sudah tiga tahun ini memproduksi pupuk kompos menghasilkan 3 ton/tahun dan dibagikan kepada semua anggota kelompok tani budi luhur untuk diaplikasikan dilahan pertanian. Hasilnya selama ini tanaman para anggota subur dan panen cukup baik.

Keberhasilan Kelompok Tani Budi Luhur itulah H.Viva Yoga Mauladi MSI pada tahun 2019 memberikan program Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) pada 2 kelompok tani dikecamatan sukorame. “yaa karena semakin hari pupuk kimia semakin mahal dan langka, masyarakat harus kembali ke organic, juga baik untuk kesuburan tanah. Kalo UPPO dikelola dengan baik masyarakat tidak bergantung pada pupuk kimia lagi ujar H.Viva Yoga Mauladi saat dihubungi lewat telpon oleh Sinarpos.com

Pantauan Sinarpos.com saat mengkroscek lokasi kegiatan program UPPO di desa Sukorame dan Desa Mragel pada Senin, (27/01/2020), alat Pengolah Pupuk Organik (APPO) dan fasilitas lain seperti kandang komunal, Kobak permentasi, Rumah kompos ditambah dengan obat-obatan lengkap untuk kebutuhan mengolah pupuk organik nampak sudah disiapkan secara lengkap sesuai mekanisme tercantum didalam juklak-Juknis program UPPO.

Sutrisno, Pengurus kelompok tani Delima desa sukorame selaku pihak yang telah menerima bantuan UPPO tahun 2019 mejelaskan kepada Awak media.
“kami kerjakan sesuai arahan dari dinas terkait pak. Sapi 8 Ekor disini dua jantan dan enam betina,” jelasnya.

DiDesa Mragel Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) dikelola oleh Kelompok Tani Karya Makmur. Sinarpos berhasil bertemu dengan Kepala Desa Mragel Suliswati,’’selama program itu untuk kemaslahatan warga, kami sangat mendukung, ucap ibu tiga anak itu dengan tegas.

Dirjen Tanaman pangan melalui program UPPO telah mengeluarkan dana dari Daftar Isian Pelakasaan Anggaran (DIPA) Tahun 2019 sebesar 200.000,000 rupiah untuk 2 kelompok tani diwilayah kerja UPTD Pertanian kecamatan Ngimbang kabupaten lamongan “Program UPPO bertujuan untuk mengembangkan pertanian berbasis Organik,kami terus mendampingi kelompok tani penerima program, mengevaluasi apa saja kekurangan yang belum terpenuhi sesuai mekanismenya dan sejauh ini kegiatan UPPO sedang berjalan,” ujar Matali SP, saat ditemui dikantor UPTD Pertanian kecamatan ngimbang, Senin (27/01/2020).

Menurut Ketua koordinator LIRA Kabupaten Lamongan, Yulianto,SPd, kewenangan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kegiatan UPPO pada lingkup kabupaten/kota adalah Dinas tanaman pangan kabupaten Lamongan.

“Saya berharap kelompok tani penerima program UPPO di kecamatan Sukorame bisa mendapatkan pembinaan dan pelatihan khusus supaya kedepan bisa dijadikan kelompok UPPO yang maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya
Kelompok tani Delima dan Kelompok Tani Karya Makmur kini sudah mulai berjalan pada fase pengumpulan bahan baku dari kotoran sapi untuk selajutnya pada tahap permentasi sampai tahap proses pembuatan pupuk organik.(AND/FZN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here