Gerindra Gelar Uji Publik 3 Bacalon Bupati Kediri di Karangrejo

0
114

Kediri, SINARPOS.CO.ID Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Kediri gelar Rapat Koordinasi Cabang Khusus (Rakorcabsus) pada Sabtu, (25/01) di Balai Desa Karangrejo, Ngasem (Timur Pabrik Gudang Garam).

Rakorcabsus uji kelayakan publik ini diikuti oleh 3 (tiga,) bakal calon (Bacalon) bupati, yaitu; Maskuri, Mujahid-Eko dan Supadi, mereka para calon ini sebelumnya sudah mengikuti tahapan Tes Psikologi dan Fit and Propertes di Hotel Insumo. Menurut Rozag, Sekretaris DPC Partai Gerindra sebelumnya ada 9 bakal calon bupati yang mengikuti Tes Psikologi dan Fit and Propertes, Rozak mengatakan,”Dari 9 bakal calon bupati, sekarang hasilnya tinggal 3 Calon yang mengikuti uji kelayakan publik ini”, demikian ungkapnya.

Uji publik 3 bacalon bupati juga ada proses pencoblosan, yang dihadiri oleh ratusan kader Partai Gerindra, baik DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting Kabupaten Kediri. Usai ketiga bacalon melakukan uji publik, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kediri Arif Junaidi, SH mengatakan, hari ini tahapan yang ketiga dari Partai Gerindra melaksanakan Rakorcabsus uji publik,

“Alhamdulillah dari tiga calon yang hadir Masykuri, Mujahid dan Supadi. Tentunya tahapan demi tahapan melewati interview, fit and propertes dan hari ini uji publik,” ucapnya.

Arief menjelaskan, thapan uji publik harus dilaksanakan, sebelum fihaknya menginformasikan kepada masyarakat Kabupaten Kediri.”Tentunya kader kami harus tahu dulu calon-calon yang potensi yang ikut uji publik. Tentunya hari ini kita perkenalkan kepada kader kita mulai dari DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting dan Struktural Partai Gerindra”, pungkasnya.

Supadi Kepala Desa Tarokan, hadir menyapa publik kader Partai Gerindra, ia mengatakan.

“Nama Saya Supadi, simpel namanya tapi membawa berkah, kalau mencalonkan sudah pasti dipilih (sudah pasti jadi). Melalui uji publik partai Gerindra ini, bisa memberikan rekomendasinya, saya siap akan membesarkan partai Gerindra di Kediri” ungkapnya.

Menurut Supadi, mengatakan, “Moto saya sebaik baik manusia adalah yang membawa manfaat bagi banyak orang, karena terdorong dari moto itu. Saya terpanggil untuk memajukan Kediri lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera”, terangnya. Ia yang mengaku, orang desa orang kecil, merasa dirinya wong cilik dan berbicara sebagai wong cilik, maka tahu betul apa kebutuhan orang kecil.

Supadi punya delapan program, yang diberi nama Asta Karya, meliputi: 1. Iklim kerja ASN yang berorientasi pada profesionalisme. 2. Kemudahan dalam Pelayanan masyarakat 3. Perijinan dipermudah untuk investasi yang seluas luasnya ada bandara, ada tol Kertosono Bandara. 4. Masukan RT/RW, ATK, siltap perangkat dalam APBD 5. UMKM (modal-pelatihan-pasar), pertanian (koperasi) 6. Kesempatan Kerja dan berwirausaha, Ojol (Asuransi ketenagaan) 7. Pendidikan (20% Anggara dalam APBD) 8. Kesehatan (perbanyak rumah sakit, rawat inap Puskesmas dan mobil siaga ditiap desa)

Salah satu kader Gerindra, Agung Jangkung dalam kesempatan ini pada media Sinar Pos, mengatakan

,”Kalau melihat dari uji publik Supadi, mulai dari cara dia menyapa audiens, paparan visi misi dan orasi politik delapan program kerja, serta apresiasi dari para kader Gerindra, saya dapat memprediksi kalau Supadi ini dapat mengantongi sebagian besar suara pilihan dalam pencoblosan ini”, pungkasnya (Leh/yok).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here