Terungkap, Ini Motif Kasus Pembunuhan Guru Di Jombang

0
129

Jombang, Sinar Pos

Kapolres Jombang, AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K, M.H saat laksanakan pers rilis pengungkapan kasus Narkoba dan Reskrim di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB). Jumat, (24/01/2020).

Satreskrim Polres Jombang akhirnya berhasil menangkap 2 (Dua) tersangka pembunuhan terhadap seorang guru bernama Elly Marida (45), waktu lalu di Dusun Tondowulan, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Dua tersangka yakni berinisial WPW (30), asal Dusun Ngrandu. Desa cangkringrandu Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang dan SWN (21), asal Dusun Ngrandu. Desa cangkringrandu Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Jenazah Elly Marida awalnya ditemukan tewas berlumuran darah dengan sejumlah luka di dalam rumahnya pada hari Sabtu, (21/12/2019) waktu lalu.

“Motif pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan adalah, ingin menguasai harta benda korban. Dimana awalnya mereka berniat untuk mencari kos-kosan, kemudian melihat kekayaan harta pemilik rumah (korban) akhirnya timbul niat untuk memiliki. Kemudian mereka kembali, dengan alasan bahwa beberapa hari lagi akan menempati tempat kos-kosannya sambil menyiapkan aksinya,”terang Kapolres Jombang, AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K, M.H.

Masih Kapolres Boby,”Dari situ kemudian mereka sudah membawa pisau yang dipinjam dari tetangga dan melakukan aksinya. Diawali dari korban yang saat itu ketemu sama pelaku (perempuan), kemudian mengobrol dan pelaku yang (laki-laki) masuk kedalam lewat dapur. Setelah itu, pelaku mencekik korban sampai lemas, kemudian di eksekusi.

“Karena melihat korban belum juga meninggal, akhirnya mereka memukulnya dengan paving,”pungkas Kapolres Jombang, AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K, M.H.

Sementara itu, Polisi mengamankan barang bukti dari pelaku berupa : 1 (Satu) buah Pisau gagang terbuat dari kayu warna coklat, 1 (Satu) Gelang Mas, 1 (Satu) buah papan nama, 1 (Satu) unit sepeda motor Honda Beat dan 1 (Satu) unit Hp merk Vivo dan 1 (Satu) buah bata semen keramik berbentuk kotak.

Selanjutnya, 2 (Dua) pelaku dijerat dalam Pasal 339 KUHP. SUB 338 KUHP. Dan 365 KUHP. Ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Selain mengungkap kasus pembunuhan, Kapolres Jombang juga ungkap 8 (Delapan) kasus lainnya, diantaranya, pencabulan anak dibawah umur 1 (Satu) kasus, Judi 6 (Enam) kasus Century dan Curbis 1 (Satu) kasus. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here