TANGGUL ANAK BENGAWAN SOLO LONGSOR SEPANJANG 24 METER RESAHKAN WARGA

0
79

BOJONEGORO|SINARPOS.CO.ID Dalam beberapa hari terakhir, Warga Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, resah akibat longsornya tanggul dan tebing sungai bengawan solo yang melintasi desa setempat.
SELASA(21-01-2020).

Warga khawatir jika tak segera diperbaiki tanggul dan tebing yang longsor cukup sepanjang lebih dari 24 meter tersebut, akan berdampak banjir jika sewaktu-waktu debit air bengawan solo naik.

Tanggul dan tebing bengawan solo yang longsor ini, tepatnya berada di perbatasan dengan Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Tanggul diketahui longsor pada Jumat dini hari dan hingga saat ini kondisinya terus bertambah parah. Tanggul yang awalnya sebagai pondasi anak sungai bengawan solo, retak dan amblas sepanjang 24 meter dengan kedalaman rata-rata mencapai 6 meter.

Longsornya tanggul ini, membuat warga sekitar, resah. Mereka khawatir jika tak segera diperbaiki, tanggul yang longsor cukup parah ini akan menjadi penyebab terjadi banjir besar, jika sewaktu-waktu debit air bengawan solo naik atau meluap. Ditambah rumah warga yang hanya berjarak 5 meter dari titik longsor.

Hingga kini belum diketahui pasti penyebab longsornya tanggul dan tebing bengawan solo ini. Namun berdasarkan keterangan warga longsornya tanggul dan tebing sungai ini, diduga akibat dasar tanggul tergerus arus air yang mengalami pasang surut. Selain itu, juga diperparah dengan meningkatnya aktifitas penambangan pasir sungai yang makin marak.

Sayidi, warga, mengaku sudah melaporkan ke pemerintah desa akibat kejadian ini. Dengan harapan, tanggul dapat segera diperbaiki atau minimal dapat dilakukan penanganan secara darurat.

“Sehingga tak membuat warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, tak lagi resah ataupun khawatir atas ancaman banjir besar jika sewaktu-waktu bengawan solo meluap,” kata Sayidi.(AND,PR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here