Dua Budak Sabu Berhasil Dibekuk Unit Reskrim Polsek Kenjeran

0
54

Surabaya, SINARPOS.CO.ID – Dua orang dengan kasus penyalah gunaan Narkotika jenis sabu berhasil di bekuk Unit Reskrim Polsek Kenjeran dua orang tersangka dibekuk pada Kamis 21 Nopember 2019 sekira pukul 23.00 WIB.

Dua orang pelaku yang ditangkap yakni YP(36) th, sopir Grab, warga warga Jl. Gajah Mada No. 771 Tuban atau kost di Jl Kedung pengkol 6 No. 8 Surabaya dan AT (30) th, warga Jl. Ngagel Timur 5/31 surabaya atau kos di Jl Kejawan Putih Tambak 2-A no 22 Surabaya.

Mereka ini dapat ditangkap setelah Anggota Reskrim Polsek Kenjeran mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di dalam rumah Yogasyah kerap dijadikan ajang pesta sabu.

“Untuk menaggapi adanya informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dilokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. “Sebut Kompol H. Cipto Kapolsek Kenjeran, Rabu (04/12/2019)

Ketika ditindak lanjuti, ternyata benar jika didalam rumah tersebut diketahui ada dua orang tersangka yang saat itu sedang asik ngisap sabu.

“Begitu diketahui, petugas langsung menangkap keduanya ketika berada didalam rumah itu lalu mengamankan dan membawa mereka ke Mapolsek Kenjeran guna proses penyidikan lebih lanjut. “Katanya cipto pada media ini.

Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu 1 buah alat hisap sabu (Bong) yang terbuat dari botol kaca, 1 buah pipet kaca yang didalamnya terdapat sisa sabu dengan berat bruto 2,40 Gram,

“Selain itu, Juga pula ada 2 buah klip plastik kecil bekas sabu, 1 buah potongan sedotan plastik, 1 buah korek Gas warna merah dan 2 buah hp masing Xiomi redmi 2 serta xiomi redmi 4 X turut diamakan,” tutur Kapolsek kenjeran Kompol H. Cipto.

Kapolsek Kenjeran Kompol H. Cipto menambahkan, mereka kini sudah kami amankan berserta barang buktinya bahkan kedua tersangka saya jebloskan kedalam sel tahananan guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.

“Sedangkan sangsi bagi dua tersangka ini akan kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman kurungan 7 tahun penjara.” pungkasnya. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here