Ubah Stikma Gangguan Jiwa Meresahkan Masyarakat Dengan Bina dan Terapi

0
25

KEDIRI,SINARPOS.CO.ID – Pembinaan keluarga dan penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kediri, kini diimplementasikan pada kegiatan posyandu jiwa.

Kegiatan seperti ini sebenarnya sudah direncanakan tahun sebelumnya yang diadakan di 4 Koordinator Kecamatan (Korcam), untuk mengubah stigma atau anggapan masyarakat terhadap para penyandang ODGJ yang ada dilingkungan mereka, meresahkan dan mengganggu kehidupan bermasyarakat.

Arwani Khoirudin, Programer Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kab. Kediri mengatakan ODGJ bisa sembuh dan bisa hidup normal lagi di tengah masyarakat.

“Dengan kegiatan ini, kita berusaha mengubah stigma atau anggapan masyarakat terhadap para penyandang ODGJ yang hanya meresahkan masyarakat, susah berkomunikasi dan tidak produktif. Hal ini kita buktikan, bahwa dengan pembinaan dan terapi, para ODGJ bisa sembuh dan bisa hidup normal kembali di tengah masyarakat,” jelasnya.

Hadi Purwanto, Kepala Desa Baye menyampaikan, sebagai bentuk kepedulian kepada para penderita ODGJ khususnya di Desa Baye, disediakan rumah singgah, posyandu ODGJ dan bangunan khusus untuk ODGJ.

Hal itu diungkapkan oleh Dinas Kesehatan Kab. Kediri saat mengadakan kegiatan Pembinaan dan Terapi Aktivitas Kelompok Bagi Keluarga dan Pasien ODGJ. di wilayah Kecamatan Kayen Kidul, Rabu (18/9).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang dari keluarga dan ODGJ yang kini sedang dibina di Posyandu Jiwa “Lentera Jiwa” Desa Baye, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri

“Sudah ada bangunan yang kami sediakan khusus untuk ODGJ. Untuk rumah singgah nantinya tidak hanya untuk ODGJ tapi untuk yang membutuhkan. Selain itu kami juga menyediakan tanah sawah bagi ODGJ yang sudah sembuh untuk bisa bertani,” jelasnya.

“Saya juga berpesan, tidak hanya untuk Desa Baye, tapi juga untuk semua desa di Kabupaten Kediri, apabila ada ODGJ pasca perawatan dari RSJ, bisa ditampung di sini. Ada juga pendampingan sekaligus balai penyembuhan di Posyandu Lentera Jiwa Desa Baye,” ujar Hadi Purwanto.

Acara diawali dengan senam pagi bagi ODGJ didampingi oleh para kader Posyandu Jiwa “Lentera Jiwa”. Nampak peserta dengan semangat mengikuti senam pagi tersebut. Gerakannya seirama dengan irama musik yang mengiringi.

Usai senam pagi, para peserta juga diajak untuk bernyanyi bersama di gedung serba guna balai Desa Baye Kecamatan Kayen Kidul. Lagu yang dibawakan bertemakan ODGJ, yang liriknya mengandung pesan bagi semua pihak jangan sampai mengucilkan para penderita ODGJ dimanapun berada. Jika menemukan ODGJ segera beri bantuan agar tidak terjadi gangguan. (AD/KM/LH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here