Viral!! Jasad Terkubur Sekitar Ratusan Tahun Masih Utuh di Desa Bungur,Tulakan

0
4576

Pacitan, Sinar Pos

Selalu ada hal menakjubkan yang selalu kita temui dalam hidup. Sesuatu hal yang mungkin bagi sebagian orang tidak mungkin, namun benar-benar terjadi. Salah satunya adalah ditemukannya jenazah yang masih utuh meski sudah dikubur selama bertahun-tahun hingga puluhan tahun lamanya.

Normalnya, sebuah jasad perlahan akan hancur karena sirkulasi darah yang berhenti, tidak adanya oksigen yang masuk, dan tubuh yang tidak bisa mengeluarkan kotorannya sendiri membuat tubuh akan membusuk dari dalam. Setelah itu belatung akan keluar dan mulai menggerogoti tubuh.

Fenomena tersebut kerap disangkut pautkan dengan hal spiritual, seperti kebaikan yang banyak dilakukan almarhum selama hidup, sehingga membuat jenazahnya utuh. Secara ilmiah, kejadian tersebut dikaitkan dengan adiposera, yaitu senyawa organik yang terbentuk melalui reaksi hidrolisis oleh bakteri anaerob pada jaringan adiposa (jaringan lemak) di dalam tubuh.

Seperti warga RT/RW 02/02 Dusun Krajan Desa Bungur kecamatan tulakan kabupaten pacitan. Penemuan mayat tersebut bermula dari adanya warga dari dusun tersebut yang meninggal dunia yang akan di makamkan pada tempat tersebut.
(Selasa,10/9/2019)

“Waktu kami bersama warga menggali liang kubur sekitar kedalaman 1 meter salah satu warga yang sedang berada di dalam tidak sengaja mencangkul bagian kepala mayat, sehingga semua warga yang berada di makam segera mengangkat mayat itu”. terang seorang saksi

Sementara, Supriyono salah seorang tokoh agama di desa tersebut menjelaskan bahwa mayat tersebut sudah berumur sekitar 100 tahun, bahkan warga desa setempat pun tidak ada yang tau persis tentang silsilah siapa mayat tersebut .

“Kami juga belum bisa memastikan mayat tersebut laki-laki atau perempuan, tetapi yang jelas mayat tersebut masih dalam keadaan utuh dari mulut,gigi,kulit maupun kain kafan yang di gunakan”.jelas Supriyono

Sesudah mayat tersebut di angkat dari dalam makan kemudian warga berinisiatif untuk mengkhafani dengan kain kafan yang baru sebelum di kebumikan kembali . (Soni/yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here