Kehadiran Perguruan Tinggi Memberikan Peran Positif Bagi Perkembangan Kabupaten Pekalongan

0
200

KAJEN – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengajar Kuliah Umum di kelas D3 Akuntansi PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Pekalongan. Dengan materi bertajuk “Era Millenial: Mampukah Akuntan Sebagai Pemersatu Bangsa”, Bupati didampingi DR. Redyanto Noor, M.Hum (Ketua Lembaga Pengelola PSDKU Undip), Drs. Sudarno, M.Si., P.hD, (Kaprodi D3 Akuntansi PSDKU Undip), dan M. Agus Suryono, SE.Ak. (Narasumber kedua).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Rektor Undip beserta jajaran Akademika yang secara terus-menerus melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kemudian saya ucapkan selamat datang kepada para mahasiswa yang  kebanyakan hampir 90 persen berasal dari luar Kabupaten Pekalongan,” ujar Bupati Pekalongan usia mengajar di Kampus PSDKU Undip Pekalongan di Kajen, Senin (9/9/2019) pagi.

Dijelaskan Bupati, Kabupaten Pekalongan dahulu bisa dikatakan zero perguruan tinggi. Berbeda dengan sekarang yang sudah hadir banyak perguruan tinggi seperti PSDKU Undip, IAIN, ITS NU, Politeknik Pusmanu, UMPP.

“Mungkin akan segera menyusul perguruan tinggi lainnya karena wilayah Kabupaten Pekalongan sangat kondusif untuk pengembangan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,” terang Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan, dengan kehadiran mahasiswa di Kabupaten Pekalongan ini sangat memberikan peran yang positif. Pertama, dapat memberikan motivasi para pelajar yang masih belajar di pendidikan menengah (SMA sederajat).

Kedua, bisa mewarnai kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Dan yang ketiga, mereka akan menjadi agen bagi Kabupaten Pekalongan di daerahnya masing-masing guna memperkenalkan potensi yang ada di Kabupaten Pekalongan ini seperti batik, dan potensi-potensi lainnya.

“Disamping itu juga yang lebih penting lagi adalah menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Pekalongan seperti industry makanan, kos-kosan, laundry dan lainnya,” tuturnya.

Akan tetapi, kata Bupati, misi besar hadirnya perguruan tinggi adalah bagaimana agar Kabupaten Pekalongan ini mendukung Pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena angka partisipasi kasar perguruan tinggi masih jauh dari harapan kita. Dan dengan hadirnya perguruan tinggi di Kota Santri ini akan meningkatkan angka partisipasi kasar perguruan tinggi di Indonesia.

“Kami sangat terbuka bagi perguruan-perguruan tinggi lain yang akan membuka di Kabupaten Pekalongan. Karena semakin banyak perguruan tinggi akan semakin baik seperti kota-kota yang lain di Jawa Tengah semisal Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Purwokerto. Mudah-mudahan Kabupaten Pekalongan akan menyusul sebagai pusat untuk pertumbuhan perguruan tinggi baru di Jawa Tengah melengkapi kota-kota yang sudah ada,” harap Bupati.

Dalam kesempatan mengajar tersebut, Bupati memberikan doorprize kepada beberapa mahasiswa, yang sebelumnya disampaikan pertanyaan oleh Bupati kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan.(Rus/Bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here