Workshop Pengembangan SDM Oleh Kementerian Pariwisata

0
51

SURABAYA, SINAR POS

Kementerian Pariwisata bersama Politeknik Pariwisata Palembang menggelar workshop Pengembangan SDM di era digital Tourism 4.0 di Hotel Grand Dafam Surabaya Selasa (10/9).

Anggota DPR RI Komisi X, Arzeti Bilbina mengatakan, Adalah kementerian pariwisata, saya selaku bagian dari keluarga sensus surabaya-sidoarjo memfasilitasi saat sekarang, bahwa bicara mengenai frekuensi itu sendiri adalah salah satu yang tidak bisa kita elakkan lagi karena hidup dan kehidupan kita sekarang berkiblat kepada teknologi. Segala sesuatu itu mudah untuk dijangkau, saat sekarang semua Simsalabim, jadi saat ini kita memberikan kesempatan kepada pelaku pariwisata untuk mereka mendapatkan ilmu bagaimana mereka menjadi pengembangan SDM yang berkualitas dengan kiblat kan ke 4.0, biasa ya kita tahu bahwa kementerian pariwisata khususnya di Surabaya, Bu Risma sangat konsen, jadi masyarakat itu ditingkatkan, masyarakat juga digerakkan, untuk menjadi pelakunya di negeri sendiri khususnya di kota-kota tempat tinggal mereka. Pengembangan ini adalah merupakan devisa negara yang terbesar kedua, Jadi bukan hanya negara saja yang diuntungkan,masyarakat sendiri juga punya tempat tinggal pun bisa dimanfaatkan untuk menjadi homestay bagi para wisatawan atau turis yang datang ke tempat-tempat mereka jadi tidak harus membangun hotel ujarnya.

Masyarakat yang dilibatkan bisa menjadi bagian, jadi kita tidak harus mendatangkan orang untuk ada di situ tapi mereka sendirilah menjadi bagian dari pelaku itu sendiri tuturnya.

Sementara itu, Head of Research and Community Service center, Enos julvirta sinuraya, S. ST. Par., MM, menyatakan, saat ini menjabat sebagai kepala pusat penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik pariwisata Palembang, jadi kegiatan ini memang bentuk kemitraan kami di mana kementerian pariwisata dengan DPR RI Komisi 10 yang membidangi pariwisata itu harus selalu harmonis hubungannya, jadi ini adalah bentuk kami sama-sama mendukung karena kami orang-orang yang bergerak, orang-orang yang konsen fokus di bidang pariwisata, jadi karena ini kegiatannya juga kaitannya dengan pengabdian kepada masyarakat. Nah itu menjadi bagian dari saya, karena saya sebagai pusat penelitian ini. kalau kita bicara Tri darma kedudukan pendidikan tinggi itu kan ada pengajaran atau pendidikan di dalam kelas. Proses belajar mengajar yang dua ini ada penelitian dan pengabdian masyarakat, ini penting bagi para dosen supaya dosen itu tugas utamanya bukan hanya mengajar memberikan atau mentransfer ilmu kepada mahasiswanya tetapi juga harus berdampak pada masyarakat. Dengan meneliti dan juga salah satunya dengan mengabdi, jadi bentuk pengabdian kami sebagai dosen untuk mengabadikan ilmu yang kita miliki sering kepada masyarakat, tentunya masyarakat yang konsen di bidang pariwisata kami, Yuk kita sama-sama mengembangkan pariwisata di wilayah dapilnya ke ibu Arzeti di bawah kementerian pariwisata, kalau ditanya pariwisata di Indonesia ya pasti saya bilang sangat luar biasa, tapi memang kalau saya boleh sedikit cerita saya beri kesempatan Baik saya mendapat kesempatan kerja di Eropa sebelum Saya memutuskan untuk Saya mengabdi menjadi dosen 8 tahun, saya kerja di Eropa, Amerika ujarnya.

Pada saat saya kerja di Eropa, di Amerika terus terang pulau-pulau yang ada di Indonesia yang saya injak itu mungkin Sumatera Jawa dan Bali saja saya belum pernah ke Sulawesi ke Kalimantan ke Papua Irian dan sebagainya tetapi begitu saya keluar, mungkin Bapak bisa bayangkan semakin saya jauh dari Indonesia semakin Saya melihat potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia itu luar biasa, di sana itu sangking mereka nggak punya kaki, mereka tidak punya sumber daya alam yang terlalu indah, sehingga hanya sungai yang dilalui kapal yang mungkin per 2 jam sekali itupun menjadi satu daya tarik mereka bisa bikin cafe di sepanjang Sungai, duduk sambil melihat sungai yang memang yang paling banyak kapal yang 2 jam sekali. Maksud saya dalam hati saya langsung yang begini Indonesia itu punya banyak bahkan punya lebih banyak lagi, hutan, gunung, lautan kita itu punya semua.

Jadi kalau tinggal pengolahannya Saja. memang akhirnya bentuk komitmen kami untuk meningkatkan kapasitas dari sumber daya manusianya, karena secara alami kita sudah sangat kaya raya, sudah diberikan anugerah yang luar biasa oleh sang pencipta tapi memang tetap semua ini harus dikelola dengan baik.

Dah Inilah semangat kami untuk mengembangkan pariwisata yang ada di Indonesia, jadi komisi 10 bidang pariwisata termasuk ke Pemuda dan Olahraga dan sudah memberikan Oke, ini ada beberapa dewan dengan dapil-dapil nya itu dilempar ke kementerian pariwisata nanti di bawahnya ada beberapa satuan kerja yang salah satunya Politeknik pariwisata Palembang. Semangat kami di Palembang terus terang karena mobilitas kami juga cukup tinggi, jadi jangan jauh-jauh dari Palembang maka akhirnya kami kunci sekitar Jawa dan Sumatera saja karena Jatim masih berada di Jawa akhirnya kami ke Jatim tuturnya(Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here