JUAL BELI JABATAN (KASUN), DESA NGILE MERUPAKAN BERITA BELUM TENTU BENAR

0
256

Pacitan,- Sinar Pos

Pengangkatan kepala dusun(Kasun) bulu, desa Ngile. Kecamatan tulakan,Pacitan yang beberapa hari ini menjadi topik hangat yang di perbincangkan di kalangan masyarakat Pacitan .

Meski sempat diam dan tidak berkomentar banyak kepada sejumlah wartawan usai dengar pendapat di Kantor DPRD Pacitan, Selasa (6/8/2019) siang kemarin.

Kini Jarno pun angkat bicara secara singkat, pria 45 tahun ini menceritakan, pada waktu hearing di Kantor DPRD tersebut, dia mengaku tidak tau kalau juga disuruh ikut masuk ke ruangan walaupun dapat undangan.

Menurutnya, saat dipangil tersebut hanya mantan Kepala Desa (Kades) saja sehingga dirinya menunggu di mushola kantor dewan.
“Sebab itulah saya telat untuk masuk ke ruangan. Sehingga, pembicaraan di awal pun tidak tau. Namun berjalannya waktu setelah mendengar dan memperhatikan, sedikit demi sedikit saya pun mulai mengerti titik permasalahan yang dituduhkan,” ucap Jarno.

“Pada saat hearing di DPRD kemarin apa yang disampaikan dan dituduhkan kepada saya itu tidaklah benar, soal dugaan inilah, itulah. Apalagi cuma katanya,” tegasnya

Ia mengatakan, ada beberapa tuduhan ngawur warga kepadanya, salah satunya terkait pengangkatan kembali Kasun Bulu yang tertanggal 19 Juli 2018 tanpa pelantikan. Bahkan, kinerjanya sebagai Kasun pun juga menjadi bahan persoalan.

“Fitnah Soal kinerja saya yang katanya 9 tahun terakhir tidak sesuai harapan, itu kinerja yang bagaimana?. Kalau memang kinerja saya tidak benar pasti saya sudah mendapat surat peringatan dan sebagainya. Coba sekarang tanya ke warga yang lainnya terkait saya itu bagaimana ?,” ucapnya
Selain itu , warga Dusun Bulu yang namanya engan dipublikasikan membenarkan dengan apa yang disampaikan Kasun Jarno.
“Bahkan, saya dan warga yang lain pun menilai kinerja Kasun Bulu sudah sesuai prosedur tupoksinya,” paparnya.

Lanjutnya, Bila ada yang mengatakan (Kasun) Jarno kinerjanya tidak benar dan sebagainya itu hanya segelintir warga saja, tidak semua warga dan belum tentu yang menuduh itu lebih baik kinerjanya jika jadi pemimpin.
“Terus terang saja, kalau saya pribadi dan keluarga menilai Pak Kasun itu sudah sesuai tugas poksinya, dan saya beserta warga lainnya brencana akan datang pada saat pertemuan kembali di DPRD,” imbuhnya.

Saat ditemui media, Mantan Kepala Desa (Kades) Ngile, Triono pun membantah dengan tegas dan memperjelas, terkait proses pengangkatan Kasun Bulu tersebut tidak melalui proses pelantikan. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan ketentuan prosedur yang ada.
“Saya mengangkat kembali Jarno sebagai Kasun, berdasarkan rekomendasi Pak Camat Tulakan dan sesuai dengan aturan yang ada”. ujarnya

Kapolsek Tulakan, Iptu Agus Irianto mengatakan, kalau terkait persoalan pengangkatan Kepala Dusun Bulu yang tidak melalui proses pelantikan, itu sudah sesuai dengan aturan yang ada.
“Kemarin saat hearing kan sudah disampaikan Pak Putatmo, Kabag Pemerintahan, bahwa proses pengangkatan kembali Perangkat Desa (Kepala Dusun) yang masa periodesasinya berakhir dan belum berusia 60 tahun itu bisa diangkat kembali tanpa pelantikan dan itu boleh-boleh saja karna sesuai aturan yang tertuang,” jelasnya

Sementara itu, sampai saat ini belum ada penjelasan dari camat tulakan, karena beliau sedang sakit, sehingga belum bisa dikonfirmasi.(Soni/yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here