Pameran Dagang Nasional 2019

0
102

SURABAYA, SINAR POS – Dinas Perindustrian dan perdagangan Jawa Timur (Jatim) menggelar Pameran Dagang Nasional 2019, di Hotel Sahid Surabaya Hari Kamis (11/7).

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindak NTT, Drs Krenius Talo mengatakan, Pameran dagang kali ini yang terjadi di Surabaya, itu memang memiliki landasan, bahwa ada kerjasama atau MOU sebelumnya antara Pemerintah Prov Jawa timur dan Nusa tenggara timur. Hari ini saya berada disini untuk melakukan kegiatan pameran bersama, dan dihadiri oleh para pelaku usaha dari Nusatenggara timur dan juga aparaturnya, kemudian bertemu langsung dengan para pelaku usaha jawa timur dan aparaturnya.

Dua hal kami berharap hari ini, yang pertama adalah mesti terjadi transaksi, artinya jual beli produk yang dibawa oleh pelaku NTT, dan juga pelaku usaha Jatim, kemudian yang kedua, lebih daripada itu, dalam jangaka panjang harus ada perjanjian kerjasama, harus ada perjanjian dagang antar pelaku usaha.

Apa yang dibutuhkan oleh teman-teman pelaku usaha jatim, dari NTT, kemudian sebaliknya, apa yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha NTT dari jatim, sehingga ini bisa berlangsung dalam waktu yang lama dan tentu bermuara kepada peningkatan kesejahteraan kedua daerah ini, yaitu pelaku usaha NTT dan pelaku usaha Jatim. Ujarnya.

Ini sangat dipengaruhi oleh jumlah Pelaku usaha yang hadir. Kebetulan tahun ini agak berkurang, Kami hadirkan pelaku usaha dari NTT, kali ini hanya 7 pelaku usaha, tetapi mewakili pelaku usaha yang lainnya. Kalau kita pakai patokan tahun lalu, Rp 56 miliar barangkali, yang lebih yang kita harapkan kepesertaannya kurang ilmunya. Para peserta berjumlah kurang lebih yang kita harapkan kepesertaannya. Nilai transaksi bisa kita lihat melalui
Harapannya bahwa transaksi dan perjanjian dagang hari ini yang terjadi, itu akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama dengan satu tujuan bagaimana menciptakan atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum untuk kedua Provinsi yang kerjasama ini, itu haraoannya. Tuturnya.

Sementara itu, Kepala seksi Disperindag Jatim, Agus Budi Prasetio mengatakan, Pertama kami mewakili Pemprov, kami ucapkan terima kasih, selamat datang, kepada Pemerintah Provinsi jatim, untuk yang kesekian kalinya berkenan hadir , kegiatan Be to be, Pelaku usaha dari NTT dan pelaku usaha Jatim. Tapi sebetulnya pada intinya, ini akan terjadi interaksi, Jatim ini butuh apa dari hulu hilirnya, Dari NTT juga butuh apa, minimal yang tadi disampaikan oleh kepala bidang dalam negerinya NTT bahwa ini harus berkelanjutan, karena berkelanjutan ini, tadi ada beberapa dari pelaku usaha jatim ada penawaran, mulai dari sapi, mulai dari minyak ASIRI , minyak kemiri dan lain sebagaina.

Ini ternyata ada beberapa kebutuhn-kebutuhan sehari-hari. Yang memang dibutuhkan oleh jatim. Kebetulan dari dekat sini. Ini memang dibutuhkan oleh jatim, kebetulan dari NTT juga. Yang kedua, Hubungan kontak bisnis antara pelaku usaha jatim dengan NTT ini terkait dengan masalah MOU. MOU ini akan menigikat t, baik dari segala lini, baik dari masalah Lini
Diharapkan, Pertemuan ini berdampak signifikan, baik dari pertumbuhan ekonomi Jatim yang nanti akan menjadi fokus satu tujuan, untuk meningkatkan untuk pertumbuhan ekonomi NTT maupun pertumbuhan ekonomi Jatim yang nanti akan fokus satu tujuan Ekonomi secara nasional Tuturnya. (Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here