Ciutan Medsos Amir Ma’ruf Khan Menjadi Viral Postingan Tentang Dana Hibah

0
62

Banyuwangi,- Sinar Pos

Baru-baru ini Amir Makruf khan mengkritik pemerintah Banyuwangi melalui medsos Whatssap (WA) rabu (12/05/2019). Ciutan Amir mengenai tentang dana hibah bersumber dari dana APBD Kab.Banyuwangi. Ciutan Amir terpampang jelas dalam status storynya.

Amir Makruf Khan menjelaskan, pemerintah daerah kab. Banyuwangi dengan seenaknya menggelontorkan dana hibah secara terus menerus. Dana hibah yang di gelontorkan mulai tahun 2016, 2017 dan 2018. Hal ini penyebab salah satu kab Banyuwangi terjadi kurang dana(divisit).

Dalam peraturan menteri dalam negeri No 13 tahun 2018 ” tentang pemberian dana hibah dan bantuan sosial bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah(APBD)”.

Dalam pasal (2) Pemberian Hibah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah memprioritaskan pemenuhan belanja urusan wajib dan belanja urusan pilihan.

(3) Pemberian Hibah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditujukan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan Pemerintah Daerah dengan memperhatikan asas keadilan,kepatutan, rasionalitas, dan manfaat untuk masyarakat.

(4) Pemberian Hibah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memenuhi kriteria paling sedikit: a. peruntukannya secara spesifik telah ditetapkan; b. bersifat tidak wajib, tidak mengikat, dan; C. tidak terus menerus setiap tahun anggaran, kecuali:

1) kepada pemerintah pusat dalam rangka mendukung penyelenggaraan
pemerintahan daerah untuk keperluan
mendesak sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan;
dan/atau jelanya kamis (13/05/2019).

Amir menambahkan, Dalam penggelontoran dana hibah harus mendahulukan kebutuhan wajib. Kalau dana lebih bisa di gelontorkan, tetapi dalam perjalanan yang wajib di abaikan tetapi yang sunah di proritaskan.

Kab Banyuwangi terjadi devisit ini tidak menjadi momok bagi pemerintah kab Banyuwangi. Padahal kab Banyuwangi potensi meningkatkan Pendapatan asli daerah(PAD) sangat luas. Dana hibah yang di gelontorkan setiap tahunnya mencapai puluhan millard.

” Ini diduga salah satu penyebab divisit anggaran pemerintah kab Banyuwangi. Masyarakat awam saja tidak tahu dan juga saya duga DPRD kab Bayuwangi tidak ngerti Banyuwangi divisit”.

Bupati Banyuwangi saya anggap pembohongan publik tentang divisit. Saya akan melaporkan tentang dana hibah yang di gelontorkan pemerintah daerah. Bukti-bukti saya sudah lengkap dan siap adu data dengan pemerintah daerah tambahnya.
Sementara pihak pemerintah melalui sekertaris daerah, BPKAD dan BAPPEDA tidak ada tangapan teraikat positingan Amir Ma’ruf Khan.(Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here