Beraksi Dijalan Yang Sepi, Jambret Asal Peterongan Dibekuk Unit Resmob Polres Jombang

0
207

Jombang, Sinar Pos

Ani Wahyuningsih, (21 ) asal Dusun/Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Telah menjadi korban tindakan penjambretan di Jalan Raya Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang. (25/03/2019)

Kemudian Ani Wahyuningsih melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Setelah menindak lanjuti laporan tersebut, pada hari selasa (14/05/2019) Unit Resmob Polres Jombang berhasil menangkap tersangka berinisial FF bin Mulyono (28) asal Dusun/ Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang dirumahnya Dusun/Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Dari penangkapan tersangka, Unit Resmob Polres Jombang menyita barang bukti berupa ; 1 (satu) unit hp Oppo Neo 5 warna putih. (hasil di sita dari tersangka), 1 (satu) unit motor Honda Supra warna merah hitam (sarana), 1 (satu) unit Doosbok hp Oppo Neo 5 (disita dari korban).

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP. Azi Pratas Guspitu, SH, SIK menyampaikan, Awal mula kejadian korban pulang kerja dengan mengendarai sepeda motor, kemudian diikuti oleh pelaku yang juga menggunakan sepeda motor. Ketika melewati Jalan Raya Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, korban yang membawa tas cangklong berisi hp merk Oppo Neo 5, dompet berisi uang sebesar Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah), langsung ditarik oleh pelaku yang mengakibatkan tali tas lepas/putus. Dan pelaku langsung melarikan diri.

“Menindak lanjuti laporan tentang maraknya pencurian dengan modus jambret tersebut, Anggota Resmob Polres Jombang melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa terduga berada dirumahnya Dusun/Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Kemudian Anggota Resmob Polres Jombang berhasil menangkap pelaku di rumahnya. dan sewaktu dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan,” imbuhnya.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Jombang. Guna proses lebih lanjut tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun,” pungkas AKP Azi Pratas Guspitu SH, SIK. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here