Pengelola Paket Wisata di Jember Gelar Diskusi di Miotel

0
4

Jember- Upaya untuk meningkatkan Destinasi Wisata Jember ( DWJ), tepatnya hari Rabu 10/4/19, para pelaku paket wisata seperti pengusaha hotel dan restoran, pengelola tempat wisata serta pelaku budaya di Jember, menggelar diskusi di Miotel Sumber Sari Jember Jatim. Diskusi yang digelar tersebut adalah bertujuan seperti diatas dan untuk mensingkronisasikan antara Pemerintah, pengelola hotel dan restoran, pelaku Budaya, pengelola tempat- tempat wisata yang selama ini terkesan berjalan sendiri dan tak ada komunikasi antara yang satu dengan yang lain.

Dalam acara diskusi tersebut tampak hadir ratusan undangan dari Dinas Pariwisata , berbagai pengusaha hotel, pengelola tempat wisata, serta para pelaku Budaya , dari persatuan hotel dan restoran Indonesia( PHRI), Dewan Kesenian Jember( DKJ),
Kabid Pemasaran Pariwisata Rudati Sugiarti pada media ini mengatakan, hari ini kita kumpulkan insan insan seluruh pengelola paket wisata di Jember, seluruh pengelola hotel dan tempat wisata untuk mensinergikan antara pengelola hotel, tempat Wisata dan pelaku Budaya dengan Dinas Pariwisata.

” Selama ini mereka semua berjalan sendiri – sendiri dan kurang komunikasi, padahal semua ini bisa ditingkatkan lagi untuk perkembangan tempat wisata di Jember. Selain itu juga bisa untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” tandas Rudati Rabu 20/4/19.


Lebih jauh Rudati menuturkan, untuk meningkatkan paket destinasi wisata Jember ( DWJ) , harus diperlukan dan melibatkan banyak pihak Termasuk pengusaha biro perjalanan . Bahkan justru Biro perjalanan banyak yang tidak tahu tempat tempat wisata yang ada di daerah Jember.

” Sebenarnya Jember ini banyak tempat wisata namun karena kurang kordinasi sehingga kesannya begitu begitu saja, karena banyak wisatawan hanya mampir sebentar dan lewat saja. Bahkan dengan adanya jalan tol ini maka peluang waktu lebih banyak lagi untuk mampir di Jember bagi wisatawan.” imbuh Rudati .
Dia menambahkan, harapan kami setelah diskusi ini destinasi wisata Jember semakin baik .” Bahkan wisatawan yang berkunjung tak hanya mampir dan lewat saja. Namun juga bisa menikmati wisata di Jember ini.” Pungkasnya.

Ketua PHRI Jember Teguh mengatakan, sebenarnya ini persoalan menjual Jember keluar, kita harus menggandeng travel agen agar dapat melakukan sosialisasi pada masyarakat termasuk wisatawan untuk datang di Jember.
” Selama ini tak ada komunikasi antara Dinas terkait dengan pelaku paket wisata di Jember. Padahal tempat wisata tak kalah dengan yang lain . Bahkan Jember selama ini hanya menjadi kota persinggahan saja habis makan terus berangkat lagi.” Tandas Teguh.

Ditambahkan, karena selama ini kurang promosi dan informasi keluar , bahkan seharusnya tempat setrategis harus ada petugas untuk menginformasikan pada khalayak ramai.” Jadi bukan hanya wisatawan domestik namun juga Mancanegara. Sebenarnya masih banyak kekurangan terkait destinasi wisata ini.” Pungkas Ketua PHRI ini .

Eko Suwargono saat wawancara mengatakan, sebenarnya potensi wisata yang ada di Jember ini tak kalah dengan yang lain, namun karena selama ini tak dikelola secara profesional maka hanya begitu begitu saja.” Dengan digelar diskusi ini diharapkan semakin berkembang paket wisata di Jember ini.” Tandas Eko Suwargono.

Masih lanjut Eko, selama ini para pelaku paket wisata berjalan sendiri tak ada kordinasi dengan Dinas terkait sama sekali , Bahkan termasuk dengan pelaku Budaya yang ada di Jember.” Padahal destinasi wisata di Jember ini apabila dikelola dengan benar tak menutup kemungkinan akan dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan setempat.” Pungkas Eko.( Bas/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here