PAMERAN POTENSI WISATA PEMKAB TRENGGALEK

0
100

SURABAYA, SINAR POS – – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PROV Jatim bekerja sama dengan PEMKAB Trenggalek gelar Pameran di Gedung Budaya Durasim Gentengkali Surabaya, jum’at malam (16/3/19).

Asisten dua bidang ekonomi dan pembangunan Pemprov jatim, Dr. Ir. Wachid Wahyudi, MT, mengatakan malam ini Dinas kebudayaan dan Pariwisata PROV jatim bekerjasama dengan Pemkab Trenggalek menggelar seni budaya daerah. Ini menunjukkan bahwa Kabupaten dan provinsi ada program, ada kerjasama yang Sinergi dan tentu gelar seni budaya ini punya arti penting, karena yang pertama dalam rangka melestarikan seni budaya daerah dan tentunya hal ini akan ada multi efeknyakarena dalam gelar seni budaya ini ada unsur promosi, promosi wisata, promosi seni budaya, bahkan ada pameran produk-produk UMKM, ini impact dari acara gelar seni budaya daerah dan ini punya kontribusi yang cukup signifikan bagi ekonomi jatim ujarnya.

Pada tahun 2017 kemarin PDRB Jatim mencapai sebesar 2. 019,19 triliun Rupiah, itu memberikan kontribusi ekonomi nasional sebesar 14,86 persen, dan dari PDRB sebesar itu, kontribusi dari UMKM itu sebesar 50,12%, jadi separuh lebih itu kontribusi UMKM katanya.

Gelar seni budaya daerah ini. tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan potensi daerah Trenggalek plus UMKM khususnya UMKM yang ada di Trenggalek, tapi juga diikuti oleh Umkm Kabupaten lain, dan kalau kita lihat secara general, memang ekonomi jatim sangat bagus ucapnya.

Ditengah-tengah perang dagang Amerika dan China, ekonomi jatim masih cukup bagus, dimana pertumbuhan ekonomi pada bulan Januari September 2018 kemarin kita mencapai 5,48% jauh berada diatas rata-rata nasional yang hanya 5,17%. Tetapi kalau dilihat secara kewilayahan, jatim ini bisa dikelompokkan jadi 4 kelompok. Yang pertama adalah daerah yang cukup maju, yaitu wilayah jatim bagian tengah, ini cukup maju karena infrastruktur ekonominya lengkap. Yang kedua adalah wilayah utara. Utara ini perkembangan ekonominya tingkat sedang, dan disana sedang dibangun infrastruktur-infrastruktur ekonomi, diantaranya di Lamongan itu memiliki 4 pelabuhan termasuk jalan ex Daendles itu sudah jadi jalan nasional. Yang ke 3, adalah wilayah selatan yang ada juga Trenggalek, ini wilayah yang masih relatif tertinggal dan yang ke-4, yang masih tanda kutip. Terisolir. Wilayah kepulauan yang berada di Madura. Nah karena Trenggalek ini masuk wilayah selatan, ini menjadi perhatian penuh bagi Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, sehingga beliau memberi tugas khusus kepada Bapak wakil Gubernur jatim yang mantan bupati Trenggalek, ditugasi khusus untuk pengembangan wilayah selatan Jatim, dan event ini adalah bagian dari upaya pengembangan daerah selatan tuturnya.

Sementara itu Plt dinas Pariwisata Trenggalek Suyoto mengatakan, pelabuhan banyak yang sudah ada, dari timur sampai ke barat, ini juga mencoba momen yang diambil, kemudian kami berharap kedepan ini berbasis masyarakat juga termasuk didalam ya adalah potensi budaya, potensi pertanian. Tahun 2018 sekitar 78 miliar, ini jika kita bandingkan dengan daerah sekitar Trenggalek, tapi bukan yang paling kecil, tapi ekonomi untuk masyarakat tuturnya. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here