WALI KOTA MOJOKERTO LOUCHING E- WARUNG KPM UNTUK MANDIRI

0
35

Mojokerto, Sinar Pos

Pada hari kamis 14 maret 2019 wali kota mojokerto IkA PUSPITASARI melounchingkan E- warung makmur ceria di lingkungan Balong Rawe ,kelurahan Kedudung ,kecamatan Magersari. Untuk manfaat bantuan tunai (BPNT) APBD melalui e- warung sudah banyak di rasakan manfaatnya oleh warga kota Mojokerto.

Kepala dinas sosial (DENSOS) kota Mojokerto SRI MUDJIWATI menyampaikan peluncuran program BPNT  APBD adalah sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang adanya program bantuan pangan non tunai dari pemkot Mojokerto.

“Program BPNT untuk mendukung kebijakan trasnparasi dan akun tabilitasi program. Tuturnya.
Tujuan agar memudahkan dan memantau bantuan sosial ,serta untuk mengurangi beban pengeluaran dan memberikan nutrisi yang seimbang kepada keluargapenerima manfaat.


Pemberian program BPNT adalah untuk mendukung ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan kota Mojokerto Yang budaya saing ,mandiri,demokratis,adil makmur sejahtera dan bermartabat.

Pada tahun 2019 angaran untuk dari APBD sebanyak 2150 kPM dengan rincian kecamtan Magersari sebanyak 832 KPM, kecamatan Prajurit Kulon sebanyak 667KPM, dan kecamatan Kranggan sebanyak 651 kPM , untuk louching kali ini di kelurahan Kedundung ada sebanyak 282 KPM,yang hadir menerima bantuan.
Wali kota aMojokerto ITA PUSPITASARI menyampaikan bahwa
E-warung yang menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan program nasional arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Yang semula rastra atau beras sejahtera diamanatkan agar dapat disalurkan secara non tunai. Ini hanya perubahan sistem, kalau dulu menerima beras secara langsung, sekarang menerima kartu untuk dapat mencairkan bantuan,” kata dia.

Ada lebih dari 4.000 warga (KPM) yang menerima BPNT dari APBN. Namun, masih ada warga Kota Mojokerto yang statusnya miskin dan rentan miskin belum terakses program BPNT dari pemerintah.

“Untuk itu, kebijakan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memberikan BPNT dari APBD 2019 kepada sejumlah lebih 2.000 warga,” kata Ning Ita.
Sebagai kepala daerah, Ning Ita berharap jumlah penerima BPNT semakin menurun dari tahun ke tahun.

“Karena kita menginginkan warga semakin meningkat kesejahteraannya bukan sebaliknya. Karena itu program kami ke depan, bagi keluarga yang masih memiliki potensi untuk diberdayakan akan diberikan pendampingan untuk menjadi keluarga yang produktif,” katanya.

Terkait pemanfaatan anggaran pemerintah, dia mengatakan akan memfokuskan pada tiga hal, yaitu permodalan tanpa bunga, pendampingan SDM terkait keterampilan yang memungkinkan untuk menjadi keluarga produktif dan keluarga yang memiliki daya saing.

“Memanfaatkan kemampuan untuk bisa menghidupi dirinya, sehingga mereka tidak lagi menjadi kategori keluarga miskin dan rentan miskin, tetapi menuju keluarga yang sejahtera,” tuturnya.

Pemanfaatan anggaran yang ketiga adalah untuk pendampingan produk-produk yang dihasilkan supaya memiliki pangsa pasar jelas.

Dalam kesempatan itu, Ning Ita juga menyampaikan rencana membangun infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi warga.

“Tahun ini kami akan membangun dua sentra ekonomi baru. Insya Allah akan kami siapkan 18 sentra ekonomi di 18 kelurahan untuk berdagang bagi seluruh warga Kota Mojokerto,” katanya.
Bagi keluarga penerima manfaat, Ning Ita berharap agar bantuan yang diterima kali ini bisa sedikit meringankan beban. Selain itu, Pemkot Mojokerto mempunyai kewajiban hadir memberi kemanfaatan untuk ikut peduli kepada warga yang tidak mampu menanggung beban dirinya dan keluarganya.

Ning Ita juga berharap agar masyarakat bisa termotivasi untuk keluar dari kemiskinan dan berusaha produktif bersemangat menuju hidup yang lebih baik dan lebih sejahtera.

Setelah itu, Ning Ita menuju lingkungan Kedungsari untuk menyerahkan bantuan perbaikan kepada seorang warga yang rumahnya menjadi korban bencana kebakaran di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. Bantuan yang diserahkan kepada Siatin berupa material bahan bangunan senilai Rp9.835.000.(Ifa/Imam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here