Kapolres Release Keberhasilan Polsek Semampir Bongkar Sindikat Curanmor

0
181

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., pimpin konferensi pers keberhasilan Polsek Semampir yang termasuk Polsek Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalan membongkar sindikat pelaku curanmor, Jum’at (08/03/2019), sekitar pukul 15.00 WIB.

AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., menerangkan, sindikat pelaku curanmor tersebut terdiri dari 8 orang, dimana 2 diantaranya sudah tertangkap, 1 orang terkena wajib lapor dan 1 tersangka sudah tertangkap lebih dulu.

” Masih ada 3 tersangka lagi yang sudah kita tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian, ” ujar Kapolres.

Dua tersangka yang berhasil diamankan yakni, Yani Vannie Lumi bin Hence (25 tahun) warga Jalan Bulak Rukem Surabaya dan Mochammad Irfan alias Sinyo (26 tahun) warga Wonosari Lor Baru Gg 3 /28 Surabaya.

Sedangkan yang wajib lapor yakni, Zainal Arifin warga Desa Basanah, Kec. Galis, Bangkalan dan yang berada di Lapas Medaeng yakni atas nama Faisol.

” Untik yang DPO yaknj, Usman warga Wonosari, Hanip warga Wonosari, HERI warga Jl.Wonosari dan Rakib warga Jalan Enrdosono Gg 7, ” papar Agus.

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa, 4 buah Kunci T serta kunci sok, 1 magnit pembuka penutup rumah kunci, 2 buah kunci pembuka gembok, 1 buah kunci plat, 1 buah alat pengasah gerinda, 3 buah pisau kecil, 3 buah spion, 3 buku servis motor honda, 2 buah ATM BCA, 1 buah ATM BNI dan 1 buah KTP atas nama Ike Wahyu Kumala Sari dengan
alamat Lidah Kulon Rt.003 Rw.003 Kec. Lakarsantri Surabaya, 1 buah tang, 2 buah obeng, 2 buah kunci sok dan 5 buah plat nomor kendaraan dengan nomor (M – 3325- PH, L-3228 – DK, L- 2865 MY, L-3296- RS, M- 2591 – BT).

” Sebenarnya anggota bertujuan menangkap para pelaku pesta sabu. Tetapi saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti tersebut, ” jelas perwira dengan 2 balok dipundaknya tersebut.

Setelah dilakukan interograsi, para tersangka mengakui jika mereka adalah sindikat pelaku curanmor dengan beberapa TKP yakni diantaranya, Bulaksari, Mrutu Kalianyar, Rungkut, Banyu Urip dan Menganti Gresik.

” Kedua tersangka akan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman antara 5 tahun sampai 7 tahun, ” tegas mantan Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya. (Kri/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here