Kapolres Bangkalan Release Pengungkapan Narkoba

0
75

BANGKALAN, www.sinarpos.co.id – Agus Widodo, diringkus oleh anggota Satreskoba Polres Bangkalan, Madura, di depan pasar pangpong Desa Labeng Kec. Labeng Kab. Bangkalan, pada Selasa 05 Maret 2019, lantaran terbukti kedapatan memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan Narkotika golongan I jenis sabu.

Pemuda (23) th, ini diketahui tinggal di Dusun Kesek, Desa Pangpong, Kecamatan Labeng, Kabupaten Bangkalan dan Jalan Warakas V gang 4  Desa Warakas kec. Tanjung Priuk kab. Jakarta Utara, pekerjaan sehari harinya sebagai kernet Truk, saat ditangkap petugas tanpa perlawanan dan pasrah saat digelandang ke Mapolres Bangkalan untuk dilakukan proses penyidikan.

AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, selaku Kapolres Bangkalan memaparkan, ” Tersangka kedapatan membawa Narkotika jenis Sabu Sabu untuk diserahkan kepada orang lain, atas dasar pesanan dari saudara MO yang kini sudah masuk DPO, dan akan mendapatkan imbalan apabila berhasil mengirimkan Narkotika jenis sabu itu.” Papar Boby saat konfenresi pers di Mapolres Bangkalan. Jum’at,(08/03).

Masih kata Kapolres, ” Dari Pengakuan Tersangka, Dirinya mengaku hanya sebagai perantara dalam peredaran narkoba yang nilainya lumayan besar, dengan barang bukti sabu seberat 123,24 gram yang sudah kita amankan. Bila Serbuk Putih ini terjual semua, bisa mencapai ± Rp.200 juta. ” Tegasnya.

Selain menangkap tersangka, diungkapkannya, ” Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, (tiga) kantong plastik klip yang berbeda-beda, masing-masing berisi sabu-sabu seberat 96,24 gram, 28,50 gram dan 1,58 gram, (satu) buah timbangan digital, (satu) pack plastik klip kosong, (satu) buah hp merk samsung, (satu) buah kasebo. ” Pungkasnya.

Dari pengakuan tersangka, selain bekerja sebagai kernet truk, dirinya mengaku juga ikut mengkomsusi Narkoba ” Saya juga mengkomsumsi sekaligus menjadi kurir untuk tambahan sehari hari. Selama ini hanya tiga kali melakukan pengiriman dan mendapat imbalan 1 juta sekali kirim ” Aku Agus Widodo kepada awak media.

Atas perbuatannya,” ditambahkannya, kini tersangka harus merasakan dinginnya lantai penjara milik Polres Bangkalan Madura, dan terancam Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maximal 20 tahun Penjara.(Kri/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here