Futsal Anti Hoax, Tim Polresta Sidoarjo Menang Telak 4-1 Atas Tim Pemkab

0
107

Sidoarjo – Tim Futsal Polresta Sidoarjo menjuarai kompetisi futsal antar instansi yang digelar di GOR Sidoarjo, Sabtu (9/3/2019).

Tim asuhan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho itu menjadi kampiun setelah berhasil menumbangkan tim futsal Pemkab Sidoarjo dalam laga final dengan skor telak 4-1.

“Tentu kami bangga bisa jadi juara. Tapi yang lebih penting dari itu adalah keakraban, silaturrahmi, dan sinergitas dengan teman-teman wartawan dan rekan instansi lain,” ujar Kapolres usai acara.

Ya, kompetisi futsal bertajuk Futsal Anti Hoaks 2019 dan Kampanye Pemilu Damai itu digelar komunitas futsal wartawan Sidoarjo. Ada enam tim yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Yakni tim dari wartawan sendiri, Polresta Sidoarjo, KPU Sidoarjo, Pemkab Sidoarjo, DPRD Sidoarjo, dan Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

“Dalam hal seperti ini, tentu kami harus berterima kasih kepada wartawan. Karena turut serta membantu kegiatan kepolisian. Yakni melawan berita hoax dan ikut kampanye pemilu damai,” ujar Wakapolresta Sidoarjo AKBP Anggi N Siregar yang hadir dalam pembukaan acara tersebut.

Tak jauh beda yang disampaikan Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan. Politisi yang juga gemar sepakbola tersebut mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan positif seperti ini.

“Bukan hanya saya, teman-teman anggota dewan lain juga ikut bermain dalam tim kami. Seperti pak Hamzah Purwandoyo dan pak Rojik dari PKB, pak Mahmud Untung dari PAN, dan beberapa teman lain di sekretariat dewan,” urai Wawan, Panggilan Sullamul Hadi Nurmawan.

Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, pihaknya yakin sinergitas antar instansi di Sidoarjo akan terus terjaga dengan baik. “Banyak keuntungan, kita bisa semakin sehat, semakin akrab, dan semakin sinergi untuk bersama-sama membangun Sidoarjo,” sambung dia.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin. Pejabat asal Waru yang akrab disapa Cak Nur tersebut juga mengaku sangat yakin sinergitas yang bagus antarinstansi dan wartawan di Sidoarjo juga berdampak positif terhadap kemajuan Sidoarjo.

“Kalau media mainstream, saya yakin tidak akan menyebarkan berita hoax. Tapi di era serba digital seperti sekarang ini, berita-berita bohong begitu banyak beredar di media sosial dan sebagainya,” kata Cak Nur.

Karena itu, menurut Wabup, perang terhadap hoaks adalah komitmen yang harus selalu dijaga. Dengan sinergitas yang baik, berita-berita bohong harus terus dilawan.

Apalagi di masa-masa pemilu seperti sekarang. “Mari kita berkompetisi yang baik, yang fair. Termasuk dalam kompetisi politik, jangan pakai berita hoaks, black campaign, fitnah, dan sebagainya. Mari kita beradu prestasi, ada konsep, gagasan, dan ide-ide positif,” pesan dia.

Bahkan, masih kata Cak Nur, berita bohong itu bukan hanya menyesatkan. Tapi hoaks juga merupakan sesuatu yang dimurkai oleh Tuhan.

Acara futsal ini memang tujuan utamanya untuk menjaga sinergitas antar instansi dan bersama-sama memerangi berita hoax. “Dan di tahun politik ini, teman-teman wartawan Sidoarjo yang hobi futsal ingin berbuat sesuatu. Setidaknya, ikut bersama-sama dalam menjaga Pemilu Damai di Sidoarjo,” ujar Abdul Rouf, ketua panitia acara.

Turnamen futsal digelar dengan sistem dobel Trofeo. Enam tim dibagi menjadi dua grup, kemudian masing-masing juara grup berhak melaju ke final.

Tim futsal Pemkab Sidoarjo jadi juara Grup A dan Polresta Sidoarjo juara grup B. Yang dalam laga final, Tim Futsal Polresta Sidoarjo keluar sebagai juara setelah menumbangkan Pemkab Sidoarjo dengan skor telak 4-1. (Awi/Dwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here