HUT 43 Tahun PT Dharma Lautan Utama

0
90

SURABAYA, SINAR POS – Anugerah Mitra Usaha Dan Pelanggan kali ini merupakan penyelenggaraan yang ke 18 kalinya, adalah sebagai bentuk Ucapan Terima kasih (REWARD) kepada semua pihak terutama kepada Mitra Usaha & Pelanggan dilingkup kerja PT Dharma Lautan Utama di seluruh lintasan yang telah mendukung jasa layanan kami kepada masyarakat dengan harapan dapat memicu kinerja para mitra Usaha guna meningkatkan Perekonomian dan perdagangan di Indonesia. Dalam memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 43, yang sebenarnya jatuh pada tanggal 15 Februari 2019 yang lalu, baru di gelar Jum’at malam 8 Maret 2019 di Hotel Bumi Surabaya.


Anggota Komisi 5, DPRRI, Bambang Hariyo Mengatakan , Acara ulang tahun dari pada Dharma Lautan yang ke 43, kepada mitra usaha, mitra kerja dan memberikan apa itu penghargaan kepada karyawan yang sudah purna dan sebagainya dan mungkin mitra kerja yang sudah purna ya misalnya dari pemerintah dari Bmn dan yang lain. Jadi ini sangat baik tujuannya adalah untuk menyatukan semua hal yang berhubungan dengan permasalahan daripada transportasi terutama transportasi laut yang harus dicapai dengan adanya satu guyupan yang seperti ini yang kita harapkan permasalahan-permasalahan di transportasi laut khususnya di penyebrangan dan lain lain ini bisa terselesaikan dengan baik.ujarnya.
Saya pikir ini penting sekali karena ini termasuk pengemudi teladan dan sebagainya, ini akan menciptakan satu tradisi disiplin yang tertip dan sebagainya yang ada dikapal dan bentuk dengan ketertiban yang ada di kapal , tentu ini akan membawa dampak keselamatan tentunya karena keteriban di kapal itu, maka mereka akan mencegah hal hal yang istilahnya benih-benih accident kebakaran bisa ini dan sebagainya kan mereka juga bisa tahu lebih dahulu harus mengangkut barang- barang yang tidak berbahaya dan lain-lain itu ada disini semua dengan kedisiplinan itulah harus diberikan satu apresiasi terutama apresiasi ini harusnya datangnya juga dari Pemerintah, makanya karena ini apa harus juga melibatkan pemerintah, makanya dari dirjen salah satu dirjen dari perusahaan perusahaan menginginkan untuk bisa hadir dan bisa menyaksikan sekaligus memberikan satu arah katanya.

Saya pikir sangat bagus kalau misalnya ekonomi kita menjadi membaik, ya tentu disini harus diatur antara permasalahan berhubungan dengan hub dan feeder atau jadi konektivitasnya harus betul- betul dengan baik, selesaikan dengan baik dan tentu ini apalagi angkutan penyebrangan yang kebetulan ketuanya Pak Khoiri harus lebih diperhatikan oleh Pemerintah karena angkutan penyebrangan nya adalah riel tol laut tanpa subsidi tol laut. Tapi dia bisa beroperasi tepat waktu dengan harga yang ditentukan oleh Pemerintah terjangkau, bahkan harganya dibawah daripada standarisasi harga internasional jauh dibawah. Inilah the riel tol laut isi kosong dia jalan terus 24 jam tepat waktu, jadi ini yang harus diperhatikan berikan semacam subsidi atau semacam apa iostilahnya sebanyak mungkin, apa insentif yang sebanyak mungkin, tentu karena the riel tol laut Negara kita adalah Negara kepulauan maka ini yang harus diperhatikan. Ucapnya.

Itu semua dikendalikan oleh Pemerintah, tarif dikendalikan oleh pemerintah, enggak ada batas bawah dan batas atas tetap ya segitu , jadi baku kalau di pesawat kali batas atas batas bawah ini mereka bisa bermain tutur Bambang.

Sementara itu Ketua Umum Dharma Lautan Utama, H. Khoiri Soetomo, SE mengatakan, Yang lalu saya kebetulan DPR ya saya sebagai DPRRI, kita menyampaikan kepada asosiasi yaitu gapasdap agar tarip itu betul betul diperhatikan karena apa tarip salah satu mekanisme supaya keselamatan pelayaran bisa terjamin karena salahsatu keselamatan pelayaran ke dijamin oleh iklim usaha yang kondusif tadi kalau dibandingkan dengan internasional sangat jauh, kami saat ini per mile hanya sekitar 700 sedangkan di luar negeri sudah 2500 sangat jauh, padahal biayanya sama saja ujarnya.

Tentu dengan 2019 dengan tariff yang sekarang ini ya cukup hanya untuk bertahan, apalagi sekarang over supply, izin terlalu banyak , kapal hanya beroperasi 1 bulan antara 10 sampai 12 hari, saya pikir ini sangat berat, maka kami sedang mengupayakan kepada pemerintah untuk monatorium perizinan jangan sampai ditambah terus, karena over supply kapal ini tidak seimbang dengan jumalah dermaga maupun tidak seimbang dengan jumlah diluar biasa contoh misalnya Merak Bakauhuni 1 hari hanya bias beroperasi 34, sedangkan jumlah izin sudah 72 tuturnya. (Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here