FIGHTINTEN 19 Fokus Impian Capai Hasil Terbaik

0
46

SURABAYA, SINAR POS – Lembaga Konsultasi Persiapan Dan Pemantaapan UM-PTN menggelar Seminar sehari di Hotel Wyndham Surabaya dengam Tema : Fightinten 2019 Hari Sabtu (12/1/19).

Direktur Operasional Jatim, Evandi Sakna Tambunan mengatakan, Kalau belajar itu kan tidak melulu hanya sekedar menulis, paling penting, bagaimana menumbuhkan karakter mereka sehingga, ada karakter pembelajar, karakter pejuang, sebenarnya itu yang terpenting di pendidikan. Tidak hanya sebatas nilai, tepapi menumbuhkan kesadaran mereka, menumbuhkan impian, kesadaran mereka, rasa bangga mereka terhadap pendidikan, itu lebih penting dari pada sekedar nilai. Inilah yang kami lakukan , mudah mudahan acara ini mengundang pembicara dari luar ,ujarnya.

Dikatakan Evan, banyak yang kita bahas karakter dari dalam, nanti kalau aplikasinya berdampak rajin belajar, itu karena di dalam mereka sudah baik, ini yang kita lakukan.sampai jam 3 sore, jadi ada pemaparan pembicara, lalu ditutup dengan nonton film, ada do’a, atau mereka menulis surat kepada orang tua ucapnya.
Jumlah peserta 700 orang dari Surabaya, ada 2 moment, besok kita lakukan di Malang sekitar 500 san. Sebentar lagi ada tes Center, ada tes untuk PTN, semtara PTN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, lebih transparan, jadi siapa yang siap, dialah yang jadi pemenangnya katanya.

Kalau anak kelas 1 SMA, sudah pasti kelas duanya di SMA yang sama, kalau kelas 2, kelas tiganya di SMA yang sama, tapi kalau kelas 3, ini kan mau ke Perguruan tinggi negeri (PTN).

Setiap tahunnya peminatnya sekitar 2 hingga 3 juta orang. Yang diambil hanya 300 ribu, kita harus beritahu kepada mereka, jadi mereka yang menang, mereka yang sudah mempersiapkan sejak dini.
Persaratan yang boleh ikut siswa proses Inten, sesuai yang kita layani beberapa bulan dan program kita akan berakhir sekita bulan Mei. Kalau prosesnya kita garansi proses belajar berjuangnya, kalau ke kedokteran begini tapi kalau hasil, hanya Tuhan yang tahu, setiap tahunnya kita ini selalu naik. Tahun kemarin kita 70 persen, tahu depan harapan 100 persen, tapi tidak muluk-muluklah, 70 – 80 persen sudah cukup baik terangnya.
Ada yang mencoba masuk stan, AKPOL, AKMIL, nanti setelah tes center ini, ada tes mandiri lainnya. Ada yang mencoba gelombang ke dua, ke tiga. Kalau gak masuk, coba mundur satu langkah, untuk mencapai 3 langkah, untuk mencoba alumni kembali.Tapi ada juga yang mencoba sebatas PTS yang levelnya sama dengan PTN, misalnya dia ingin masuk masuk FK UNAIR, FK UNAIR ini kan sama seperti Muhammadiyah atau FK di Jakarta atau FK Maranatha bandung, jadi PTS-PTS nya bukan sembarangan tutur Evan. (Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here