LPPM Unusa Gelar Pengmas Awards

0
115

Surabaya, Sinar Pos – Untuk kedua kalinya Universitas NU, surabaya (Unusa) menggelar pengabdian Masyarakat (pengmad)j Awards. Tahun ino jumlah peserta yang ikut meningkat. Jika sebelumnya hanya 60-an prserta, tahun ini sebanyak 80 kelompok dari dosen yang telah melakukan pengabdian masyarakat ikut meramaikan.

Ketua penyelenggara Pengmas Awards yang juga ketua bidang Lembaga Penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Unusa Mohammad Ghofirin, Spd, Mpd mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk apresiasi Unusa kepada para dosen yang telah melakukan pengabdian pada masyarakat sepanjang tahun 2018.”Selain dalam rangka memberikan apresiasi, kegiatan ini juga bermanfaat bagi masyarakat,” katanya, kamis (20/12) siang.

Foto : Kiri Prof. Kacung Marijan Dari Unair

Seperti diketahui selain melakukan pengajaran dan penelitian, seorang dosen dituntut untuk melakukan pengabdian masyarakat sebagaimana tertuang dalam kegiatan tri dharma perguru Tinggi. Seringkali dosen merasa cukup hanya dengan melakukan pengajaran dan penelitian, padahal komponen penilaian untuk pengurusan kenaikan pangkat, ketiga tri dharma harus dijalankan seimbang. Karena itulah kata Ghofirin menambahkan, Unusa memandang perlu memotivasi dan mengingatkan kepada tenaga kerja pengajarannya untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Sebagai kampus yang mengemban misi rahmatan lil alamin rasanya menjadikan kewajiban untuk menebar kebaikan di tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat” ujarnya.

Dijelaskan Ghofirin, sesuai kompetensi keilmuan yang ada di Unusa, sedikitnya ada 4 bidang yang telah dilakukan para dosen Unusa dalam melakukan prngabdian pada masyarakat. Empatnya bidang itu masing-masing bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan bidang teknologi informasi. “Hal menarik dari kegiatan pengmas Unusa adalah semua materi meripakan hasil kajian dan penelitian yang siap di terapkan di masyarakat. Jadi kami tidak adal melakukan pengabdian masyarakat melainkan terlebih dahulu dilakukan kajian dan penelitian, lalu hasilnya kami implementasikan di masyarakat ucapnya.

Terkait dengan pola tersebut, Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie M,Eng, mengatakan jika materi pengabdian pada masyarakat yang di lakukan di Unusa diharapkan benar-benar bermanfaat bagi masyatakat. “Kami tidak ingin memberikan sesuatu pada masyarakat sebelum melakukan kajisn dan penelitian. Unusa berharap topik-topik pengabdian masyarakat benar-benar bisa dimanfaatkan dan didayagunakan imbuhnya.

Sekedar menyebutkan contoh, Achmaf Jazidie menambahkan, topik dibidang ekonomi terkait dengan pengelolaan dana desa, serta pendirian dan pengelolaan badan usaha milik desa (bumdes) misalnya menjadi hal yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi kepala deda ditengah banyaknya ketidaktahuan petangkat desa terkait dengan persoalan pettangung jawaban, sehingga menyeret mereka ke ranah hukum. “Melalui pengabdian masyarakat inilah Unusa ingin berkontribusi untuk membetikan praktik terbaik dari kompetensi keilmuan yang dimiliki kepada masyarakat tuturnya (Nwi, Humas Unusa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here