PERJANUARI 2019 UPPKB CEKIK, JEMBRANA PERKETAT ATURAN KENDARAAN MUATAN BARANG

0
32

Bali, Sinar Pos

Jembrana Bali, Banyaknya kendaraan Angkutan Barang yang masuk wilayah Bali sering kali melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh direktorat jendral perhubungan darat

Penerapan aturan kendaraan bermuatan barang menurut  I ketut Iriana Wastika, SE.,MSI Koordinator UPPKB (unit pelaksana kendaraan bermotor) Cekik, Gilimanuk, kabupaten jembrana, per januari 2019 akan melakukan tindakan tegas terhadap semua kendaraan barang yang akan masuk wilayah provinsi Bali, namun yang pasti akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu terhadap semua pemilik usaha bidang semen, besi dan semua yang berkaitan dengan angkutan kendaraan Barang, hal ini di ungkapkan I ketut iriana diruang kerjanya pada Selasa (4/12/2018)

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang diakibatkan kendaraan over kapasitas muatan, dan dimensi yang mengakibat sering kecelakaan.

“Kendaraan barang yang tidak taat aturan, over Kapasitas maupun dimensi, akan kami tandai dengan cat atau cat semprot, kemudian akan dilakukan tilang” ujar Iriana

Untuk pelaksanaan penurunan barang kendaraan yang memuat berkebihan akan di berlakukan januari 2019

“Kalau nantinya barang yang diturunkan terlalu lama di simpan digudang maka pihak pengusaha akan dikenakan sewa” ujarnya

“Setelah hal ini dilaksanakan kami akan melakukan P21 bagi kendaraan yang over dimensi, serta melanjutkan ke Pengadilan dan Kejaksaan, dengan sangsi denda diperkirakan mencapai 24 juta, kurungan sekitar 3 bulan” tegas Koordinator UPPKB Cekik itu.

Untuk peraturan tersebut pihak UPPKB cekik akan mengudang terlebih dahulu para pengusaha, semen, besi baja, dan bahan bangunan lainnya yang sering over dimensi untuk dilakukan sosialisasi sebelum peraturan tersebut di berlakukan pada Januari 2019 nanti

“Tahap pelaksanaan akan berkoordinasi dengan kepolisian, Polda Bali, Polres Jembrana, Kejaksaan Negeri untuk bersinergi, sehingga pihak staekholder dapat mengetahui dan memahami” pungkasnya. (Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here