Narkoba Dalam Salon Speaker

0
30

Surabaya, Sinar Pos
Terdakwa Amin Nurdin Bin Achmad Syukur (43 ) Warga Semampir Surabaya.Menjalani sidang perdana atas kasus Narkoba di Pengadilan Negeri Surabaya.Selasa, (4 /12/ 2018 )
Dalam persidangan kali ini terdakwa di dampingi oleh Kuasa Hukum Teguh Santoso, SH dan tim ,dengan Jaksa Penuntut Umum ( JPU )Damang SH ,Dari Kejaksaan Negeri Surabaya yang membacakan Surat Dakwaan.

Dalam Dakwaan Jaksa Penuntut Umum terdakwa Amin Nurdin di Dakwa dengan pasal 112 ayat (1) Kuhp,pasal 135 ayat (1) Kuhp dan 114 ayat (1) Kuhp.Undang Undang Narkotika  NO 35 tahun 2009.

Dalam Fakta persidangan Jaksa Damang Mengatakan terdakwa  Amin Nurdin dan Samsudin Warsito diduga telah melakukan Pemufakatan Jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika atau Prekursor Narkotika yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki,menyimpan ,menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 Bukan tanaman.

Berdasarkan Informasi dari Masyarakat setelah melakukan Penyelidikan akhirnya Pada hari Selasa tanggal 4 September 2018 pukul 23.00 WIB bertempat di kamar kos Jalan Kedung Asem 1X Surabaya.

Akhirnya  Saksi dari Kepolisian Rinto Gunawan,SH dan Agung Pratidina, SH dari Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan dan Pengeledahan di kos-kosan milik terdakwa Amin di temukan barang bukti berupa Satu Poket plastik kecil yang berisikan Kristal warna Putih yang di duga Narkotika jenis Sabu dengan berat kurang lebih 3,97 gram ,1 Pipet kaca,1 dompet kain warnah Merah Muda,3 buah Plastik Klip Kosong ,Alat hisab sabu yang di temukan di dalam Salon Spieker,4 korek api gas di temukan di laci atas meja dimana sabu tersebut akan di pergunakan antara terdakwa Amin Nurdin dan Samdudin Warsito (berkas terpisah ).

Saat di lakukan Intrograsi kedua terdakwa Membeli dengan Patungan seharga Rp 500 .000; barang narkoba tersebut di dapatkan dari  Kacong (DPO)asal Madura.

Berdasarkan Berita acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Nomor LaB : 8565 /NNF/2018 pada hari rabu tanggal 11 September 2018 yang dibuat dan ditandatangani oleh Imam Mukti S.Si,M Si Apt,Dra Fitrayana Hawa dan Titin Ernawati,S Farm,Apt selaku Pemeriksa pada pusat Laboratorium Forensik Cabang Surabaya diperoleh kesimpulan ; Bahwa barang bukti nomor 8286 /2018/NNF dan 8269 /2018 /NNF adalah benar di dapatkan Kristal Metam Fetamina terdaftar dalam golongan Satu (1) nomer urut 61 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahwa terdakwa bukan orang yang berhak menyimpan narkotika jenis sabu yang mengandung Metamfetamina ,karena narkotika golongan satu hanya dapat di gunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu  Pengetahuan dan teknologi untuk Regensis Laboratorium setelah mendapatkan persetujuan menteri atas rekomendasi kepala badan pengawas Obat dan Makanan,Jelas Jaksa Damang di persidangan.

Setelah membacakan dakwaan akhirnya Sidang di tutup oleh Ketua Majelis Hakim Rochman Sh,Mhum dan sidang akan dilanjutkan Minggu depan tanggal 11 Desember 2018 dengan agenda keterangan saksi.(Rahayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here