PEMKOT MOJOKERTO MENGELAR KENDURI 5000 LAYAH DAN PARADE LINTAS BUDAYA

0
61

Mojokerto, Sinar Pos

Pada hari rabu tanggal 21 November 2018, bertempat di lapangan Raden Wijaya  Jalan Raya Surodinawan, kecamatan Prajurit Kulon, dalam rangka memperingati hari Maulid Nabi Muhammad Saw yang ke 1440 Hijria tahun 2018, pemerintah kota Mojokerto menggelar mauludan seperti tahun sebelumnya. Diwarnai hajatan masal pesta 5000 layah dan parade lintas buday. Dengan tema. ” Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita tingkatkan, kerukunan, keamanan dan persatuan masyarakat kota Mojokerto “.

Kegiatan tersebut di ikuti warga dan seluruh organisasi perangkat daerah , (OPD) di lingkungan Pemkot dan sekolah ( GUS PG/ TK / SD/ MI/ SMP./ MTS) SMA/ SMK/ MA Negeri maupun swasta RT dan RW dan organisasi  masyarakat sekota Mojokerto. Dalam kegiatan tersebut di awali arak- arakan kirap pawai budaya, dan startnya dari depan SMA ISLAM,  Jalan Raya Surodinawan menuju lapangan Raden wijaya. Dan pesertanya dari para pelajar dengan menampilkan pakaian dari berbagai suku yang ada di Indonesia, barisan petaka, drumband, ikatan Gus dan Yuk serta kirap kesenian, di antaranya Reok, Barongsai, Bantengan dan Jaran Kepang, tumpeng raksasa, serta gunungan onde -onde sebagai simbul jajanan Mojokerto.

Seketaris Daerah kota Mojokerto ( Sekdakot) HARLISTYIATI menyampaikan tujuan di adakannya, acara ini tak lain agar masyarakat kota Mojokerto selalu meneladani, akhlak Nabi Muhammad SAW, dalam kehidupan sehari hari. ” Dengan cara gotong royong dan kerjasama saling menghormati dan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, tuturnya.

Wakil wali kota Mojokerto SUYITNO  menyampaikan kami berharap dengan kegiatan kenduri memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ini dapat menjalin kebersamaan dan kerukunan Interen umat beragama serta menambah siar islam, harapan saya kegiatan ini dapat menambahkan kecintaan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, menjalin Ukhuwa islamiyah di antara warga Masyarakat kota Mojokerto, sekaligus mengangkat Nilai-nilai budaya melalui Even peringatan hari besar islam.(Ifa)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here