FERARI Jatim gelar PKPA dan UPA Untuk Angkatan Pertama

0
198

SURABAYA, SINAR POS – Dewan Pimpinan Daerah Federasi Advokat Indonesia (Ferari) jatim bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya menggelar pembekalan PKPA dan UPA di Hotel Sahid Surabaya, Sabtu (24/11) hingga Minggu (25/11).

Dewan Penasehat Ferari Jatim, Soetomo, SH.MH mengatakan, Ferari ini pembekalan lain dengan organisasi yang lain, di Ferari ini saya agak terkejut, ada kode etik tersendiri, memang betul, karena kode etik ini merupakan salah satu landasan berpijaknya seorang advokat itu akan menjalankan profesinya, karena disamping advokat sebagai profesi yang mulia dan terhormat, dalam menyelenggarakan profesinya ini, dilindungi undang-undang, serta undang-undang advokat, juga nampaknya moral secara umum harus kita punya, tidak boleh gegabah, dalam menghadapi lawan, mungkin yang menyerah dan kita harus tetap ngotot mengejar fungsi dan lain sebagainya, ini moral, jadi mungkin kita carikan jalan keluar, mungkin orang itu tidak mampu, bagaimana caranya supaya bisa sama-sama enak dalam penyelesaian, walaupun kita punya bukti cukup kuat misalnya, nah moral- moralitas ini, seorang advokat harus punya dedikasi yang tinggi terhadap itu.

Tingkah laku kita terhadap teman sejawat, mungkin terhadap klien, bagaimana kita tidak boleh menelantarkan, kita tidak boleh memberikan janji bahwa perkara yang kita tangani pasti menang, itu tidak boleh, makanya sangat bermanfaat artinya kode etik ini sebagai landasan untuk berpijaknya para advokat yang akan berperaktek sehari-hari tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC Ferari Surabaya, Dody Purnamajaya,SH mengatakan, Acara pembekalan ini diperlukan dalam rangka membekali para peserta calon Advokat yang dalam persiapan ujian profesi Advokat, yang akan diselenggarakan Ferari DPD Jatim.

Setelah mereka melalui serangkaian pembekalan ini, mereka akan melakukan ujian profesi advokat, diharapkan didalam pembekalan ini mereka dapat sekilas pembelajaran dari pemateri khususnya ketika mereka nanti mengikuti ujian profesi advokat ujarnya.

Pesertanya sekitar 37 orang, diikuti oleh seluruh DPC DPC dari DPD jatim, yang kebetulan saat ini diikuti dari Gresik, Sidoarjo dan Surabaya untuk sementara ini. Yang mengikuti pembekalan ini dari kalangan professional juga ada, dari kalangan Mahasiswa juga ada, yang baru lulus juga ada. Sehingga apa yang telah mereka proleh setelah mengikuti pendidikan di S1 nya mereka, diulas kembali sekilas didalam pembekalan ini. “Pembekalan ini merupakan serangkaian daripada kerjasama MOU yang telah dilakukan antara Ferari DPD jatim dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya, MOU sendiri itu merupakan kerjasama tentang Tridharma perguruan tinggi yang didalamnya juga termasuk pendidikan khusus profesi advokat tutur Dody Purnamajaya,SH.

Ketua DPD Ferari Jatim, Hery Basuki, SH mengatakan, pembekalan PKPA dan UPA ini adalah angkatan 1 yang diikuti sebanyak 37 peserta. Sebenarnya yang mendaftar ada 40 orang, mungkin yang 3 orang baru bergabung Minggu (25/11). Besok akan dilakukan Ujian Profesi Advokat (UPA) yang meliputi hukum perdata, hukum pidana dan materi lainnya ujarnya.

Ferari yang baru berusia 1 tahun ini, telah memiliki anggota 85 orang di jatim ini. “Mereka yang tercatat sebagai anggota Ferari tidak diperkenankan menjadi anggota organisasi advokat lainnya, kalau dobel diminta untuk mengundurkan diri. Mereka harus konsisten dan komitmen untuk membesarkan dan membangun solidaritas yang tinggi antar anggota dan pengurus Ferari. Hingga saat ini Ferari telah melakukan pembelaan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan, sosialisasi penyuluhan hukum di Banyuwangi, Situbondo dan Malang.

“Ini menjadi rutinitas Ferari untuk memberikan penyuluhan dan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu, kami memiliki LBH, Ferari Surabaya yang telah melakukan pembelaan di PN Surabaya, menangani kasus narkoba katanya.

Hery berharap Ferari akan tetap utuh dan tidak terpecah belah dari sabang sampai merauke. Ferari yang berdiri sejak 10 Nopember 2017, telah merayakan ulang tahun ke 1 bertepatan dengan hari Pahlawan.
“ Kita sudah memiliki DPD di seluruh Indonesia, untuk DPD Jatim sudah mempunyai 8 DPC, yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Jember, Madiun, Kabupaten Malang, Kota Malang dan Banyuwangi. Dalam waktu 6 bulan kedepan, akan berupaya untuk membentuk 30 DPC Ferari di kabupaten/kota di jatim, setelah PKPA ini selesai” ucapnya.

Ferari mengusung moto :”Profesional Religius” akan mengedepankan hal-hal dengan menggunakan hati nurani dan membela masyarakat miskin.
Wasekjen DPP Ferari, Ahmad Yani menambahkan, Ketum DPP Ferari, Prof Teguh Samudra menginstruksikan ke tingkat DPD dan DPC se Indonesia untuk melakukan kegiatan berkesinambungan untuk pembekalan PKPA dan UPA, hingga dilakukan penyumpahan. “Mereka tidak dibiarkan liar dan tetap dirangkul dan dibina nantinya.

Akan dijalin jiwa korsa antara senior dan junior untuk saling memberikan masukan dan mengarahkan untuk mencapai tujuan Ferari secara maksimal” dan diimbuhkan Ahmad Yani, untuk seluruh Indonesia anggota Ferari mencapai 1000 anggota lebih tuturnya.(Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here