Bupati Bersama Sesmenko Tinjau Pasar Tanjung Dan Mangli

0
49

Jember, Sinar Pos

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. bersama Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Susiwijono meninjau pasar Tanjung dan Mangli. sekalian ingin melihat stabilitas harga harga di pasar.

Rombongan menuju Pasar Tanjung dan Pasar Mangli.
Dalam tinjauan yang berlangsung Kamis 22/11/18, diketahui beberapa harga barang di pusat pasar Jember ini stabil. Sedangkan Penurunan terjadi pada harga gula. Sementara harga daging ayam mengalami kenaikan mencapai 40 ribu rupiah.

Menurut bupati, kenaikan daging ayam dikarenakan masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan membeli daging ayam lebih banyak.

“Semua membeli daging ayam sedangkan stok terbatas ,” jelasnya. Setelah peringatan maulid usai, bupati memprediksi harga ayam akan kembali stabil.

Selain meninjau stabilitas harga barang dagangan di pasar, kunjungan ini juga untuk melihat perkembangan renovasi pasar di Kabupaten Jember.

Bupati masih menjelaskan, pasar rakyat merupakan pusat perputaran perekonomian rakyat. “Dulu yang pasar bau busuk dan kumuh, sekarang harus berubah. sekarang Sudah jaman now. Pasar boleh namanya pasar tradisional, tetapi bangunan pasarnya harus modern, manajemennya juga modern, yang jual tetap rakyat, yang dibeli tetap kebutuhan rakyat,” jelasnya.

Tahun ini Pemkab Jember memperbaiki 14 pasar pasar tradisional. Renovasi 12 pasar ditarget selesai akhir tahun ini.
Sementara untuk pasar induk dan Pasar Tanjung dibangun dalam 4 tahap. Sekarang sedang melaksanakan tahap pertama .
Terkait renovasi pasar ini, bupati senang pedagangnya mendukung dan kompak. Hal ini membuat para pedagang tetap bisa jualan dan mau ditata.

Pembangunan pasar pun bisa berjalan dengan lancar tanpa keributan dan huru hara.
Bupati juga mengapresiasi komitmen para pedagang untuk berjuang bersama-sama untuk memperbaiki pasar tradisional.

Untuk jalan akses ke pasar lancar, bupati menyebut lalu lintas tidak macet. Saat ini juga ada pendataan dan rencana penataan para pedaang yang berjualan di pinggir jalan.
Secara bertahap penataan berdasar barang dagangan. Seperti penjual sayur ditempatkan di los sayur yang disediakan. Kedepannya, semua pedagang harus bisa menjadi saut di pasar.

Total anggaran renovasi seluruh pasar mencapai hampir seratus milyar rupiah untuk 14 pasar di Jember. Sampai akhir tahun diperkirakan akan mencapai Rp 75 miliar. Pasar Tanjung sendiri dianggarkan Rp. 10 Miliar.

Sesmenko Perekonomian RI Susiwijono,SE ,.MM. mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Jember yang luar biasa untuk membangun kembali pasar sebagai urat nadi perekonomian rakyat.

Hal ini sejalan dengan kebijakan presiden Joko Widodo. “Yang selalu mendorong supaya pasar sebagai pengangkat ekonomi rakyat, dan betul betul diperhatikan,” katanya.

Masih menurutnya, dengan 14 pasar yang dibangun secara bersamaan menggunakan anggaran daerah itu luar biasa. Sehingga langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat kecil.

Ia berharap upaya seperti ini kemajuan ekonomi yang ada, mulai di perkotaan sampai di perdesaan, dirasakan betul oleh rakyat. “Tidak mudah mengatur masyarakat. Kemudian dari zona yang dibuat supaya pedagang di pinggiran dikelompokkan jadi satu,” jelasnya
Sehingga rakyat melihat sendiri betapa pemerintah tidak hanya sekedar membangun sarananya juga memikirkan bagaimana mengatur pasar supaya bermanfaat untuk semua.

Pantauan media ini saat di pasar Tanjung, pasar lantai 2 di sebelah selatan telah puluhan tahun tak ada yang mau menempati. namun hanya di cat depan saja dan terkesan hanya menghabiskan anggaran saja.( Bas/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here