Pemkab Tulungagung Gelar Bersih Nagari Memperingati HUT Kabupaten Tulungagung ke – 813

0
112

 

Tulungagung, Sinar Pos

Pemkab Tulungagung menggelar Bersih Nagari untuk memperingati HUT Kabupaten Tulungagung ke – 13. Bersih nagari biasa digelar tepat tanggal 18 Nopember .Hal itu mengacu pada prasasti Lawadan di dusun Lawadan di desa Wates, Kecamatan Campurdarat. Dalam prasasti tersebut, Prabu Dhandhang Gendhis dari Kerajaan Praja memberikan perdikan ke penguasa Lawadan. Seperti biasanya Bersih nagari digelar pada hari jumat pahing, bertepatan pada hari pasaran saat pemberian perdikan Lawadan.

Iring – iringan prajurit dan penari mengiringi kirap hari jadi Kabupaten Tulungagung. Dibelakangnya menyusul buceng lanang dan buceng wadon. Buceng lanang berisi nasi kuning dan lauk pauk, sedangkan buceng wadon berisi aneka buah – buahan. Kedua buceng tersebut sebagai lambang berkah , dalam acara bersih nagari yang digelar tiap tahun ini.

Sebelum diperebutkan di alon – alon ,sebelah selatan Pendopo Kungas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, buceng atau tumpeng lanang dan buceng atau tumpeng wadon diarak mulai dari halaman Pemkab Tulungagung di Jalan Ahmad Yani menuju Pendopo di Jalan RA.Kartini dengan dikawal ketat oleh para ASN berpakaian tradisional Jawa. Selanjutnya kedua tumpeng tersebut didoakan oleh Tokoh agama di Pendopo Kungas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.

Setelah kedua tumpeng tersebut didoakan dibawa keluar pendopo menuju alon – alon Tulungagung. Warga saling berebut untuk mendapatkan tumpeng dan buah – buahan .Mereka berharap mendapatkan berkah di HUT Kabupaten Tulungagung tahun ini. ” Dengan memperebutkan tumpeng dan buah – buahan semoga mendapat berkah di hari jadi Kabupaten Tulungagung ” kata Bejo, ” warga Ngantru.

Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo, mengatakan acara Bersih Nagari merupakan bagian dari rangkaian acara hari jadi Kabupaten Tulungagung yang ke – 13. Sesuai dengan prasasti Lawadan yang dulunya bernama Kadipaten Ngrowo itu jatuh setiap 18 Nopember. Maryoto berharap agar Tulungagung lebih baik lagi kedepannya. ” Semua pihak diharapkan turut serta dalam pembangunan di Kabupaten Tulungagung, ” ungkapnya.

Dalam momen bersejarah ini Maryoto berpesan pada masyarakat untuk melupakan perbedaan. Seluruh elemen masyarakat diharapkan bersatu untuk menciptakan keamanan yang kondusif. Apalagi tahun depan bangsa ini akan mempunyai hajat besar yakni pesta demokrasi. ” Saya berharap semua pihak turut serta dalam membangun Kabupaten Tulungagung. Apalagi pada tahun 2019 bangsa kita punya hajat besar, yakni pesta demokrasi. Sehingga tercipta keamannan yang kundusif, aman, tentram Mulyo lan Tinoto, ” Jelasnya.( Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here