Dialog Pemkab Jombang Dengan Insan Pers Jombang

0
92

Jombang, Sinar Pos

Bertempat di Ruang Swagata pendopo Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab memimpin langsung dialog antara Pemerintah Kabupaten Jombang dengan para Insan Pers yang selama ini aktif dalam kegiatan peliputan di kabupaten Jombang. (16/11)

Mundjidah menyampaikan pentingnya tugas tugas jurnalistik dalam mensosialisasi berbagai peristiwa dan kegiatan di wilayah kabupaten Jombang.

” Untuk itu agar hubungan baik dan kebersamaan yang telah terjalin baik selama ini tetap di pertahankan. Bagaimana kita membangun kabupaten Jombang yang religius dan tentram sebagai kota santri. Dengan Kegiatan seperti ini nanti kita lakukan rutin bisa satu atau dua bulan sekali,” jelasnya

 

Wakil Bupati Jombang Sumrambah dalam kesempatan ini juga menyampaikan media apapun bentuknya dalam pembangunan daerah, tanpa media terasa hambar.

“Tanpa media yang mensosialisasikan itu tidak memiliki arti yang besar. Kita bisa saling support dalam melaksanakan tugas untuk kemajuan kabupaten Jombang,” ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab beberapa pertanyaan dan harapan di sampaikan oleh beberapa wartawan. Mulai dari belum pahamnya aparatur pemerintahan desa tentang tugas dan fungsi pers hingga harapan tentang insentif.

Warjito salah seorang wartawan yang hadir menyampaikan dalam melaksanakan tugas di lapangan masih di temui oknum aparatur pemerintahan yang arogan yang belum paham tugas dan peran wartawan.

” Oknum yang arogan seperti ini membuat kinerja wartawan mengalami ketidaknyamanan, untuk itu mohon hal – hal seperti ini tidak perlu terjadi,” harapnya

Wartawan memiliki tugas memberitakan peristiwa dan opini sesuai dengan amanah pasal 5 ayat (1) UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers. Apabila ada wartawan yang tidak melakukan liputan dan tidak memberitakan peristiwa dan opini maka wartawan tersebut melanggar amanah pasal 5 (1) UU pers.

Di dalam menjalankan tugas tugasnya wartawan di lindungi oleh undang undang sesuai dengan pasal 8 UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers.

Bagi siapa saja yang dengan sengaja menghalangi atau menghambat kerja wartawan ada ancaman pidana.

 

Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalang halangi tugas – tugas wartawan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak 500.000.000 rupiah ( pasal 18 ayat 1 UU pers )

Sementara itu Wahyudi, MPN Jombang, menyampaikan hingga kini MPN Jombang belum memiliki tempat yang di fasilitasi oleh pemkab Jombang sebagai mana organisasi wartawan yang lainnya yang ada di Jombang.

” Kami mohon kepada ibu Bupati agar dapat memberikan fasilitas kepada kami untuk bisa kami pergunakan dalam melaksanakan tugas tugas wartawan, sebagaimana rekan rekan dari organisasi wartawan yang sudah mendapat fasilitas tempat dan komputer.

Dengan moderator Budi Winarno dari Kominfo Jombang dialog berlangsung guyup & lancar. (rd/sb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here