BISMA Goes To Get Member (BIGGER) Surabaya.

0
106

Surabaya, Sinar Pos

12 November 2018, Sebagai salah satu rangkaian event menuju Bekraf Festival 2018 di kota surabaya, Bigger hadir di kota Pahlawan. 400 pelaku dan mahasiswa di bodang ekonomi kreatif mengjadiri kegiatan yang dilaksanakan di hotel JW Marriot yang diadakan dalam rangka sosialisasi aplikasi BISMA (BEKRAF information system in mobile Application), resmi Bekraf, Drngan acara ini pelaku ekonomi kreatif di kota surabaya dan sekitarnya pun diajak mendaftar melalui aplikasi (android/ios) dan website BISMA di https://bisma.go.id/ dan bergabung dengan 25 ribu pelaku kreatif dari seluruh indonrsia yang telah terdaftar dalam database BISMA.

Acara dibuka oleh Direktur Riset dan Pengembangan, Dr. Ir. Eawan Rusiawan, serta wakil walikota surabaya Ir Sakti Buana, ST. Acara ini dijarapkan akan mendukung komunikasi dua arah antara pelaku ekonomi kreatif dari 16 subsektor dengan BEKRAF untuk memudahkan PEMERINTAH menangkap masalah, memonitoring perkembangan usaha serta menerima saran sepuyar ekonomi kreatif sehingga dapat dihasilkan pemetaan yang akurat serta dapat membantu dalam penyusunan kebijakan ekonomi kreatif dan meciptakan ekosistem ekonomi kteatif yang kondusif.

Dari hasil survey khusus ekonomi kreatif BPS dan BEKRAF, di tahun 2016 produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat 922,59 triliun rupiah. angka ini meningkat 4,95 persen dari tahun sebelumnya. jumlah unit usaha ekonomi kreatif berdasarkan sensus ekonomi kreatif. Terdapat 141.438 pelaku ekonomi kreatif di surabaya (menurut data BPS) yang 5 subsektor terbesarnya bergerak di subsektor kuliner sebanyak 108.334 usaha kreatif, subsektor fesyen 19.896 usaha kreatif, subsektor kriya dengan 8.110 usaha kreatif, penerbitan dengan 3.234 usaha kreatif dan fotografi dengan 570 usaha kreatif.

Tampil juga brand brand produk ktetif terpilih dari pelaku ekonomi kreatif lokal kota surabaya yang sudah dikurasi oleh narasumber dan pihak BEKRAF. “Mari berkolaborasi dan saling menginspirasi untuk ekonpmi kreatif indonesia yang lebih baik” tutup Dr Ir Wawan Rusiawan MM.(Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here