DISPORA MENGADAKAN WAWASAN KEBANGSAAN DI HOTEL PLENGKUNG

0
17

Banyuwangi, Sinar Pos

Acara yang diikuti ratusan pemuda di wilayah kabupaten Banyuwangi dan menghadirkan nara sumber, Ketua DPRD kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.

KADISPORA kab Banyuwang dalam sambutannya Wawan Yadmadi mengatakan kegiatan ini digelar guna meningkatkan sumberdaya manusia di era perkembangan Banyuwangi yang begitu pesat.

Perkembangan Banyuwangi antara eksekutif, legeslatif dan masyarakat saling mendukung. Pemuda harus merubah pola pikir dan wawasan kebangsaan untuk memajukan diri sendiri. Sebagai anak muda Banyuwangi, sumberdaya manusia harus ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya.

“Jangan bangga apa yang telah di raih sekarang, songsong masa depan yang lebih baik. Dan harus diingat, orang yang sukses itu belajar dari kegagalan,” ujar Wawan.

Sementara, I Made Cahayana Negara dalam paparannya menyampaikan, wawasan kebangsaan sangatlah penting terutama bagi kaum muda mudi.

Karena, Bangsa ini sudah dihadapkan persoalan-persoalan ideologi, ancaman perpecahan, ujaran kebencian sudah dimana-mana, dan intoleransi masih ditengah-tengah masyarkat.

“Alhamdulillah, di forum ini kalian bisa hadir, dan saya mengapresiasi, karena minimal sudah ada gerakan dari hati untuk mengetahui dan mengilhami wawasan kebangsaan,” ucap Made.

Ada beberapa hal yang sangat penting diketahui pemuda terkait wawasan kebangsaan diantaranya yaitu, harus memahami Pancasila, karena Pancasila sebagai pondasi, falsafah, landasan hidup sebagai masyarakat Indonesia yang saat ini sudah mulai luntur.

“Ayo mulai sekarang, karena ini momentum kita, dan waktu yang tepat bagi kita selaku warga negara, dan anak bangsa untuk lebih memahami lagi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa.
Dasar kita menanamkan pancasila adalah rasa cinta. Tidak ada cinta maka tidak ada pengorbanan. “man Ahabbah fahua abdun/barang siaoa cinta dia pasti jadi hamba atau abdinya”.

Dalam kesempatan ini, Made juga mengajak para pemuda untuk menyadari bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang berbhineka tunggal ika.

“Bangsa kita ini terdiri dari banyak suku, banyak ras. Sehingga Pancasila inilah yang merekatkan kita. Karena itu kita harus toleransi, saling menghargai, memanusiakan manusia, serta berketuhanan,” jelasnya.(haris/tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here