Kadinsos Susanti : Para Difabel Ini Ingin Sama Seperti Orang Normal

0
58

Jember , Sinar Pos

Kota Jember merupakan salah satu kota yang berjuluk ramah difabel, bahkan telah cukup banyak penghargaan yang di raih Kabupaten Jember tercinta ini. salah satu penghargaan yang di apresiasi tinggi ialah ketika Jember mendapat gelar sebagai kota yang ramah difabel.

Tidak hanya berpuas diri disana, Kabupaten Jember terus melakukan sosialisasi kepada difabel dan menganggap mereka sama seperti masyarakat normal pada umumnya.

“Para difabel ini sejatinya perlu mendapat perhatian dan agar diperlakukan sama seperti orang normal , dan mereka ini juga memiliki potensi skil yang perlu di kembangkan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, saat mengisi acara Sosialisasi produk Hukum Daerah di gedung BKKBN Sumbersari Jember , Selasa 6 November 2018.

Masih lanjut Susanti mengatakan, bahwa seluruh OPD yang ada di Jember telah berkomitmen mendukung penuh untuk memenuhi hak – hak mereka para penyandang  difabel tersebut .

“para penyandang difabel ini harus mendapatkan semua haknya. Seperti hak pendidikan, hak kesehatan, hak sosial dan lain sebagainya yang pastinya harus disamakan dengan orang – orang yang normal pada umumnya,” imbuhnya.

Untuk bidang kesehatan, Susanti mengatakan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Jember senantiasa melakukan pendataan dan pengawasan kepada seluruh difabel agar menerima KIS.

“Untuk saat ini Alhamdulilah sudah ada sekitar 6000 difabel di Kabupaten Jember yang telah mendapat KIS. dan jumlah itu masih akan terus bertambah sesuai perkembangan data yang kami terima dan sesuai laporan yang di lapangan ,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Perpenca Jember, Asrorul Mais mengatakan, Perpenca Jember telah melakukan kerja sama dengan Dinas Sosial terkait perkembangan para disabilitas.

“Jadi kami dengan Dinas Sosial melakukan kerja sama, misalnya mengenai ada berapakah gedung di Jember yang sudah ready fasilitas khusus penyandang cacat tersebut .” ungkapnya.

Asrorul berharap, kedepannya disabilitas di jember bisa hidup lebih baik dan diperlakukan setara layaknya orang normal pada umumnya.

“Sebenarnya kami ini sama. Hanya saja ada sedikit perbedaan, namun apabila diperlakukan sama seperti orang normal, Insyallah itu bisa memberi semangat untuk kita pribadi,” pungkasnya. (Bas/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here