Penjaga Gawang Jember Putra M Fahmi Bintang Lapangan

0
197

Jember -Perawakannya lumayan tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu rendah, postur tubuhnya lumayan berisi dan agak gemuk serta ideal bagi seorang anak penjaga gawang. Fafa begitu teman setimnya Jember putra memanggilnya sehari hari, padahal biasanya anak seusia ini masih senang senangnya bermain  dengan sebaya dikampung. tapi bagi Fahmi waktu itu benar benar di manfaatkan untuk berlatih dan berlatih sepak bola.

Penjaga gawang yang masih usia 12 tahun ini , menjadi bintang dalam dua kali pertandingan resmi PSSI tingkat Jatim. padahal sebelumnya tidak  pernah sama sekali bertanding di tingkat  regional Jatim ini. seperti pada saat bermain lawan SKB Gudo Jombang, dan pertandingan penentuan tadi melawan elang putih Batu Malang . pada pertandingan melawan Gudo tercatat 3 gol yang seharusnya terjadi pada Jember putra, namun dapat di selamatkan semua sehingga Jember putra lepas dari kekalahan termasuk dengan Malang ada 3 gol yang di selamatkan. Rabu 31/10/18 di lapangan 509 Sukorjo Sumber sari.

  1. Fahmi atau Fafa panggilan akrabnya sehari hari Putra kelahiran Jember 28/3/2006 ini, adalah merupakan putra dari Hery Rahmatullah dan ibu Dwi Aristiwati yang pengusaha wira swasta ini. bahkan Fahmi hingga saat ini masih tercatat sebagai pelajar di SMP 8 Jember. anak kedua dari dua bersaudara ini sebenarnya bakat bermain bolanya telah kelihatan sejak kecil sejak bermain dengan temannya di kampung.

Hingga saat ini Fahmi masih aktif berlatih di tim Jember putra , penjaga gawang dengan tinggi 163 ini , apabila di timnya tak ada jadwal latihan anak ini berlatih sendiri dengan pengawasan orang tuanya yang langsung terjun di lapangan melihat putra kesayangannya dengan berlatih keras maka hasilnya pasti nanti akan dirasakan sendiri.” terang Hery Rahmatullah orang tuanya.

Penjaga gawang yang masih polos ini sebenarnya memiliki kelebihan tersendiri. Fahmi ini berani ambil resiko ketika gawangnya terancam dari lawan dengan berani berebut dengan pemain depan lawan meskipun resikonya sangat berbahaya sekali bagi keselamatan dirinya.

” kalau ada serangan atau perebutan bola di depan gawang sendiri, tentunya sangat beresiko bagi keselamatan dirinya. namun tak berlaku bagi saya tetap untuk maju untuk mendapatkan bola agar tak bisa mengambil keputusan tersebut .” tandanya.

Ketika ditanya bercita cita ingin menjadi penjaga gawang Persid, bahkan juga tak menampik apabila hingga jadi pemain. Liga Indonesia dan Nasional dengan malu malu menjawab pertanyaan media ini dan RRI. ketika ditanya  tersebut. dengan penuh rasa malu mengatakan bahwa penjaga gawang ini sangat merindukan sebagai pemain yang profesional sekali.’ tandasnya.( Bas/ Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here