Bangkesbangpol Mojokerto Gelar Seminar

0
24

Insert Foto : Dari kiri ke kanan MAYOR NUR YAQIM Kasdim Kodim 0815 Mojokerto. Drs MUJIONO,MM Kabid Intergrasi Bangkesbangpol Pemkab Mojokerto. NASRULLAH,LC Dosen. Kompol SUGIYANTO,SH Kabagren Polres Mojokerto.

Mojokerto, Sinar Pos

Mojokerto Badan kesatuan Bangsa dan Politik ( Bangkesbangpol ) pemerintah kabupaten Mojokerto menggelar seminar pembinaan FPK ( Forum Pembauran Bangsa ) bagi tokoh agama , Tokoh pemuda dan budayawan pada hari selasa tanggal 23 Oktober 2018 bertempat di Aula Gedung Kampus STIKES Majapahit lantai 2 , jalan raya Gayaman Jabon Km -2 Gayaman kecamatan Mojoanyar ,kabupaten Mojokerto.

Seminar mengambil tema Aktualisasi Ideologi Pancasila itu, dibuka secara resmi oleh asisten I Bidang pemerintahan dan kesra Sekdakab Mojokerto AGUS MOHAMAD ANAS ES ,SH.MM mewakili Wakub Mojokerto yang berhalangan hadir dalam seminar tersebut seratus orang peserta di antaranya , dari perwakilan Anshor,Banser ,pemuda muhammadiyah,BEM Unim (Universitas Islam Mojopahit) BEM Stikes Majapahit ,Tokoh Budayawan KI WIRO KADEK Ketua Yayasan Telasih 87 Puri Mojokerto bersama 10 orang anak buahnya. Tampak hadir pula ketua FPK Mojokerto Drs H  MACHFUD  SAID ,M.Pd.beserta Drs Kartiwi salah seorang pengurus FPK Mojokerto .

Menurut panitia ,seminar diadakan untuk penguatan semangat kebangsaan yang mampu menghidupkan dalam diri dan jiwa setiap anak bangsa , rasa satu bangsa ,satu tanah air ,satu Negara yaitu NKRI dan cinta tanah air khususnya bagi masyarakat mojokerto .

Semangat yang menghidupkan nilai,nilai Bhinnika Tunggal Ika ( berbeda beda tetapi tetap satu juga) yang merupakan semboyan bangsa indonesia yang tertera dalam lambang Negara Pancasila.

DRS H .MACHFUD SAID ,M.Pd .Ketua FPK  Mojokerto menyampaikan bahwa seminar semacam ini penting untuk memperkuat ,memperkokoh dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa ,hal ini tersirat dalam yel- yel ketika. Penyampaian sambutan ,yaitu NKRI di jawab harga mati dan indonesia di jawab jaya .

Lanjut kata Machfud ,aktualisasi ( perwujutan nyata) nilai idiologi Pancasila  ini urgen karena merupakan sumber terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif menghadapi berbagai tantangan terhadap jalannya pembangunan di NKRI utamanya sila ke 3 persatuan indonesia.dengan situasi yang kondusif ( mendukung, aman ,tertib ,sehat dan positif) berbagai pembangunan demi kemajuan Bangasa indonesia dapat segerah menjadi kenyataan.

Lanjut pak Machfud walau Bangsa Indonesia dalam kenyataan terdiri dari berbagai SARA ( Suku ,Adat,Ras dan agama) tetapi tetap bersatu kokoh dan kuat menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) .

Perbedaan suku Adat ,Ras/Etnis dan agama sama sekali tidak menjadikan halangan dan persoalan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia .dengan seminar semacam ini di harapkan segala tantangan,hambatan dan gangguan barupa barbagai isu sara dapat di sikat habis demi terwujudnya NKRI harga mati .sejatinya nara sumber yang di hadirkan dalam seminar tersebut adalah tiga orang ,yang dua antara lain adalah Kapolres Mojokerto.dan Dandim 0815 Mojokerto dengan moderator DRS MUJIONO ,MM.Kabid integrasi Bangkesbangpol pemerintah kabupaten Mojokerto.

Namun karena sesuatu dan lain hal kapolres.berhalangan hadir kemudian di wakili oleh kabagren Kompol SUGIANTO ,SH dan pak Dandim 0815 di wakili oleh Kasdim Mayor NUR YAQIN. Para nara sumber telah menyampaikan banyak masukan kepada para peserta seminar terkait tema seminar Aktualisasi  Idiologi Pancasila .

Acara seminar yang di tutup sekitar pukul 13.00 wib itu sebelumnya di sampaikan closing oleh Kompol SUGIANTO ,bahwa yang penting bagaimana nilai- nilai idiologi negara pancasila sebagai pegangan hidup berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI bagi seluruh anak bangsa terwujud nyata dan nampak dalam perilaku kehidupan sehari=hari serta tetap hangat ,hidup juga aktual sepanjang masa.(Ifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here