MAJELIS HAKIM PN SURABAYA TOLAK EKSEPSI TERGUGAT KASUS TANAH KERTOMENANGGAL

0
79

Surabaya, Sinar Pos

Hari senin tanggal 22 Oktober 2018, kembali digelar sidang perkara sengketa lahan kertomenanggal antara Ahli Waris Alm. Bahder Djohan Nasution dan Para tergugat The Nicholas, PT.Kencana Ceria dengan Direktur utamanya Bapak Tio Soelayman atau Tio kang Lay dengan agenda putusan, Sela.

Tetapi oleh majeleis Hakim di TOLAK BAIK REPLIK dari tergugat 1 maupun para turut tergugat lain dengan alasan pihak Tergugat 1 berdomisili di Jakarta dan Akte perjanjian jual beli dan surat kuasa yang di buat di notaris Erly Soehandjoyo S.H. terjadi di Jakarta. Tetapi obyek sengketa di Jln.Kertomenanggal ada di kota Surabaya.

Dan SHGB yang menjadi dasar gugatan waris adalah Prodak BPN Sby 1. Dengan ditolak nya permohonan putusan sela tersebut maka tahapan pembuktian tetap berjalan walaupun pihak tergugat melakukan Banding.

Dalam sidang terlihat bahwa para pengacara tergugat sangat terperanggah dengan putusan Hakim menolak permohonan putusan sela.

Putusan hakim yang menolak eksepsi kompetensi relatif dan absolut yang di ajukan tergugat dalam putusan sela” melonggo tak percaya bahkan sebuah kejadian konyol pun terjadi dimana kuasa hukum dari PT.PP Property meminta waktu menyampaikan replik kedua.

Yang sebenarnya harus diserahkan pada sidang sebelumnya akan tetapi pihak kuasa hukum tidak hadir. Dengan memberikan alasan ke pihak panitera Pengadilan bahwa pesawat mereka dari Jakarta ke Surabaya Delay.

Sehingga mereka tidak bisa hadir dalaam sidang sebelumnya.Sehingga majelis hakim memutuskan untuk sidang tetap berlanjut pada tahap berikutnya. Demikian informasi yang  di dapat awak media Sinar Pos (Margono)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here