Safari KB Turut Sukseskan Kegiatan TMMD ke 103 tahun 2018

0
21

KEDIRI, SINAR POS- Pembukaan TMMD ke 103 tahun 2018 yang berlangsung didesa Mlati kecamatan Mojo dimeriahkan dengan safari KB (Keluarga Berencana). Acara tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri (15/10).

Diikuti oleh sekitar 90 Akseptor se Kecamatan mojo yang rela antri sejak pagi untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari petugas. Mereka yang datang sebagian besar para ibu yang rata-rata telah memiliki 2 anak atau lebih

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno bersama Dandim 0809 Kediri Usai Upacara Pembukaan TMMD berkesempatan mengunjungi kegiatan Safarai KB tersebut yang bertempat di SMAN 1 Mojo.

Seperti ibu Siti Ulwiyah dari desa Surat, yang mempunyai 2 anak dan baru saja selesai mendapatkan melayanan KB berupa implan.

Beliau mengaku memilih implan dari pada IUD, karena dengan metode implan penanganannya lebih mudah lewat lengan dan tidak sakit, sedangkan IUD melalui Vagina.

“Saya sangat terbantu sekali dengan acara safari KB ini. Tidak perlu pergi ke Bidan maupun puskesmas, tinggal datang kemudian daftar dan ditangani oleh petugas”. Jelasnya

“Dengan mengikuti kegiatan ini saya sangat mendukung program pemerintah yang mengharuskan 2 anak cukup”. Terangnya.

Begitu juga ibu Sholikah dari desa Mlati, sejak melahirkan anak yang kedua, tiga tahun lalu saya sudah memasang kontrasepsi berupa implan.

Saat ini sudah waktunya ganti dan dipasang ulang. Kebetulan pada acara TMMD kali ini ada acara safari KB gratis untuk mengganti maupun memasangnya. Kalau di bidan atau puskesmas pencopoton implan dikenakan biaya, sedangkan pemasangannya gratis.

Kepala DP2KBP3A melalui Kabid KB dr. Anda Dari mengatakan Para aseptor juga mendapatkan sembako dari TNI karena bertepatan dengan acara pembukaan TMMD.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para akseptor, karena untuk mengatur kelahiran supaya tidak terjadi kelahiran yang jaraknya dekat atau anaknya terlalu banyak”.

“Harapan kami jumlah kelahiran bayi dapat kita tekan, jumlah kematian ibu dan bayi dapat kita cegah. sasaran safari KB ini adalah para pasangan usia subur yaitu pada usia 21 hingga 50 tahun yang ada di kec. Mojo”.

“Sebelum acara safari KB kali ini, juga sudah kami laksanakan MOP (Medis Operatif Pria) yang diikuti oleh 14 orang. MOW tanggal 13 oktober 2018 dengan diikuti oleh 120 orang”. (AD/KOM/KAB/AN-LH)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here