Karang Pring Desa Terinovatif 3 Jatim, Hamparan Bunga Mawar Akan Dibuat Destinasi Wisata

0
46

Jember РDesa Karang Pring Kecamatan Sukorambi, yang jaraknya 10 Km dari pusat kota Jember. adalah merupakan salah satu desa terinovatif ketiga di Jawa Timur baru baru ini yang di nobatkan Gubernur Soekarwo. selain itu desa tersebut adalah merupakan salah satu daerah  tujuan wisata bagi pengunjung baik lokal maupun manca negara. bahkan desa yang yang berada di bagian barat Utara kota Jember ini apabila di kelola dengan baik maka akan menghasilkan devisa bagi warga setempat.

Selain itu masih banyak lagi yang akan berkembang pada desa yang banyak menyimpan potensi alam yang hingga saat ini masih belum tergali semua. untuk sementara ini kami konsentrasi pada dusun Pakel dan Legung. karena dari dua dusun tersebut nanti diharapkan akan muncul sorga dunia yang sangat indah sekali dipandang dari sudut manapun. kita bisa melihat hamparan gunung , lereng , sungai dan lainya.

Camat Sukorambi Drs. Bambang Rudianto mengatakan, desa Karangpring merupakan desa terinovatif ketiga di Jawa Timur, dan berhasil meraih perunggu untuk kota Jember berapa waktu lalu. selain itu desa Karang Pring memiliki keindahan tersendiri dibanding yang lain, dengan ketinggian dan di kelilingi gunung Argopuro, Raung, sungai dan pemandangan yang sangat indah sekali.” terang Rudianto yang pernah bertugas di Dinas sosial.

Lebih jauh mengatakan, bunga mawar atau rose yang sebelumnya hanya untuk keperluan di makam, apabila ada momentum hari keagamaan saja , tapi saat ini telah berubah dan bisa dibuat tempat wisata dan untuk minuman teh dari bunga mawar yang pemasarannya hingga sampai Jawa Tengah. bahkan juga dapat meningkatkan pendapatan yang sebelumnya hanya untuk keperluan di makam.” ungkap alumni SMP 1 Jember ini.

Masih lanjutnya, untuk saat ini masih dalam proses untuk menuju destinasi wisata, dengan hamparan bunga rose seluas 50 hektar tersebut. yang di kelilingi gunung, sungai, hamparan terbuka apabila dipandang dari sudut manapun akan tetap indah . bahkan Allah menciptakan ini sejatinya untuk di kelola secara benar sehingga akan menghasilkan bagi masyarakat. termasuk ekonomi kreatif bagi warga setempat yang dapat dijual pada pengunjung wisata ini.” imbuhnya.

Dia menambahkan, kami telah merangkul seluruh element masyarakat setempat untuk mengelola lahan parkir bagi pengunjung. sinergi dengan remaja masjid( remas). bahkan lahan untuk parkir masih luas dan masih dapat di kelola dengan benar dan profesional. sehingga akan mendapatkan PAD bagi desa setempat. dan apabila terus berlangsung wisata bunga mawar ini juga akan menghasilkan PAD Kabupaten. ” tandasnya.

Selain hal tadi di atas semua ini telah kami bahas dengan pihak pihak terkait, termasuk dengan akses yang menuju lokasi wisata tersebut. dan nantinya dari pendapatan wisata bisa bagi sharing dengan remaja masjid untuk kebaikan. ”¬† pungkasnya.( Bas/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here