Capres Dan Cawapres Prabowo Sandi, Disambut Meriah Para Santri Di Jombang

0
101

Jombang, Sinar Pos

Hari ini (22-10-2018) Pondok  Pesantren Tebuireng kedatangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno untuk yang ke dua kalinya selama musim kampanye. Tapi kedatangannya saat ini murni untuk merayakan Hari Santri Nasional (HSN).

Cawapres yang akrab di panggil Sandi mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama Prabowo ke Ponpes Tebuireng ini bukanlah bagian dari kampanye. “Karena saya tidak ingin membebani Pak Kyai dengan persoalan politik praktis. Karena pondok pesantren, khususnya Tebuireng yang sangat fenomenal ini harus diatas semua golongan,”

Gus Sholah saat menggelar konferensi pers di kediamannya juga memberikan penjelasan kepada media bahwa pesantren dan lembaga pendidikan tidak boleh menjadi tempat kampanye. “Nah ini bukan kampanye, karena Pak Prabowo dan kawan kawan ini akan menyelenggarakan peringatan hari resolusi jihad yang jatuh pada tanggal 22 Oktober” Walaupun lapisan masyarakat tahu arah dan tujuan masing masing calon presiden dan wakilnya.

Untuk menghindari agar Pesantren tidak menjadi tempat kampanye, menurut Gus Sholah, “pelaksanaan peringatan hari resolusi jihad yang dilakukan oleh Prabowo – Sandi, dilakukan di area luar Pesantren Tebuireng yaitu di lahan parkir milik Pemda bukan milik Pesantren. Tetapi Beliau tetap mempersilakan siapa saja yang mau berkunjung ke pesantren Tebuireng”  Ucap adik kandung Gus Dur ini.

Kemeriahan Hari Santri Nasional (HSN) ini tidak hanya dirasakan di Tebuireng saja. Melainkan di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Jombang juga turut merayakannya. Seperti halnya di salah satu Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Kirab Akbar dilakukan dengan menempuh jalan kaki kurang lebih 5 km. Star dari MI Irsyadut Tholibin Barongsawahan dengan Finish di MI Bustanul Mutaallimin Mojokambang yang diikuti oleh seluruh MI se Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Turut hadir anggota dewan dari Dapil 4 Ibu Hj. Kholilah, S.Pd.I, beserta tokoh Agama khususnya warga NU setempat yang seluruhnya mencapai hampir 1.300 peserta dan ditambah lagi para Ustad dan Kyai yang jumlahnya mencapai 145 orang.

Sungguh luar biasa, acara bisa dilaksana dengan hikmat dan meriah, para santri menunjukkan jati diri sebagai santri yang siap menjadi penerus generasi pejuang para kyai, santri siap melanjutkan perjuangan para pahlawan yg telah merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Motto Hari Santri Nasional (HSN) Tahun ini adalah :

“BERSAMA SANTRI DAMAILAH NEGERI,

NKRI HARGA MATI”

Solikin.M.Pd.I selaku Ketua MWC LP Ma’arif  Bandarkedungmulyo dan di dukung oleh Banser Ranting Barongsawahan dan Mojokambang

Di meriahkan dg drumband MI Irsyadut Tholibin dan drumband MI Mojokambang. Mengaku bangga karena acara ini bisa berjalan dengan lancar. (Irwan/ AM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here