Musim Kemarau Panjang Banyak Sumur Warga Kering

0
73

Jember – Musim kemarau telah panjang banyak sumur milik warga yang kering tak mengeluarkan air sama sekali.akibat hal tersebut banyak warga yang mandi dan mencuci pakaian di sungai bedadung. hal tersebut tidak hanya terjadiĀ  pada perorangan saja, akan tetapi satu RT seperti yang dialami warga Kecamatan Kaliwates, tepatnya Kelurahan Mangli sebut saja Paiman telah berbulan bulan ini sumur kering kerontang, akhirnya apabila mau mandi dan cuci harus ke sungai Bedadung .

Tidak hanya di Mangli, tapi juga terjadi di Kelurahan Kaliwates, mengalami hal yang sama. bahkan warga dua RT ini juga terjadi kekeringan sumur mereka termasuk yang ada di wilayah Kecamatan Kaliwates, Sumber sari dan Patrang .

Salah seorang warga Mangli Armando Reza Pahlevi mengatakan, sebenarnya musim kemarau ini terjadi setiap tahun sekali seperti ini, namun untuk yang saat ini sangat sangat kemarau sekali. bayangkan ini telah terjadi berapa bulan air sumur banyak yang tidak ada air.” Armando Reza yang alumni Unmuh ini.

Lebih jauh mengatakan, seharusnya pemerintah setempat ini telah tanggap dan mengirim air bersih untuk warga agar tak terjadi keresahan, karena air itu adalah kebutuhan yang mendasar bagi kehidupan masyarakat.” ungkapnya.

Masih lanjutnya, hampir setiap hari banyak warga yang mencuci dan mandi di sungai bedadung, sedangkan air sungai bedadung sangat kotor sekali dan banyak sampah yang dibuang di sungai kebanggaan masyarakat Jember. iya kalau dulu saya masih kecil sungai ini sangat bersih sekali dan layak untuk mencuci dan mandi.” imbuhnya.

Ditambahkan,masih untung warga Mangli ini, tak sampai terjadi seperti di Kelurahan yang lain yang masih di wilayah kota telah mandi pakai air minum kemasan galon. hingga saat ini dari pihak terkait belum ada tindakan sama sekali. bahkan banyak warga yang kecewa kok tak ada tanggapan kejadian ini dan Belum ada respon sama sekali .” pungkasnya.

Sandy Sahri salah satu warga perumahan mengatakan, banyak warga perumahan yang telah mandi dengan air minum galon seperti yang terjadi di berapa perumahan di Jember. bahkan bersamaan juga dengan tidak lancarnya air PDAM yang selama ini telah memberi kehidupan pada masyarakat.” terangnya.

Lebih jauh mengatakan, saat ini banyak orang atau perusahaan yang melakukan pengeboran tanpa melalui prosedur. sehingga apabila musim kemarau seperti saat ini maka akan memperparah situasi sehingga kekeringan terjadi dimana mana.” pungkasnya.

Pantauan media ini saat di lapangan banyak sumur milik warga yang kering, tak hanya di Mangli tapi juga di Sempusari, Kaliwates, Jember Kidul serta Kepatihan. tapi hingga saat ini pihak terkait belum mengambil tindakan sama sekali.( Bas/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here