Rekonsiliasi Data Sumberdaya Dan Cadangan Mineral Sesuai SNI

0
45

SURABAYA, SINAR POS- Kementerian energi dan sum ber daya mineral direktorat jenderal mineral dan batubara Direktorat pembinaan pengusahaan mineral menggelar Rekonsiliasi Data Sumber Daya dan Cadangan Mineral sesuai SNI di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya Rabo (17/10).

Tenaga Akhli Menteri ESDM bidang Mineral, batubara, Yuni Yusdinar, mengatakan, ini upaya kita untuk menyempurnakan pengelolaan data cadangan yang ada di swasta, tentu swasta itu kan macam-macam, ada yang besar, sedang dan kecil. Biasanya Semakin besar semakin baik kualitas dan jumlah datanya, yang menengah kebawah seringkali terkendala oleh barang, data, sehingga kemudian data ini direkonsiliasi dengan data yang dimiliki oleh tim kita, sehingga tidak dilaporkan dengan angka yang berbeda.

Tujuannya untuk membuat potensi cadangan yang dimiliki oleh pemerintah, itu dilaporkan secara konsisten, sehingga kalau ada yang misalnya tertarik untuk swasta lain, atauĀ  asing, mau beli perusahaannya ini, itu ada, kira-kira peruhaan bapak mengaku cadangannya sekian, itu standartnya siapa, itu yang dicoba kemudian direkonsiliasi, sehingga sebagai mungkin, swasta, infestor memiliki jaminan terhadap kepastian hukum atas investasi yang di tawarkan.

Dari sisi pemerintah tentu saja kepastian itu hal yang positif, semakin investor itu melihat iklim kita baik, semakin baguslah, ya peluang mereka untuk datang berinvestasi, jadi langkah jauhnya kesana tapi tahapannya mulai kemudian mendata dan menrekonsiliasi apa-apa yang dimiliki oleh pihak swasta, untuk di laporkan ke pemerintah daerah kemudian digabungkan dengan di pusat.

Nanti pusat menampilkan dipeta, di webside itu datanya adalah data yang bisa di pertanggung jawabkan. Karena melingkupi pelaporan yang melingkupi dari seluruh data yang ada di perusahaan maupun yang diperuntukkan pemerintah daerah atau badan biologi misalnya, sama.ujarnya.

 

Pesertanya dari 14 provinsi, 14 kepala dinas, ini ada sisi siang, pagi, besok pagi, besok siang tiap sisi ada 100 sampai 200, tergantung yang hadir. TuturĀ  Yuni Rusdinar. (Nwi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here