Kapolres Jombang Cangkruk Ngopi Bareng Warga Dan Forpimda

0
30

Jombang, Sinar Pos

Upaya menyampaikan aspirasi masyarakat  melalui ngopi bareng dalam cangkrukan Forpimda bersama elemen masyarakat di kabupaten Jombang dilakukan guna mewujudkan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing.

“Momen yang baik untuk digunakan dalam rangka ketertiban masyarakat dan keamanan masyarakat. Semua uneg uneg silahkan disampaikan, agar warga yang mempunyai sumbatan komunikasi bisa diselesaikan maka dari itu cangkrukan dengan elemen masyarakat di Jombang diharapkan mampu menciptakan kebersamaan dalam menyampaikan visi Jombang kedepan,” ulas AKBP Fadli Widiyanto SIK SH MH saat Ngopi bersama warga Manduro Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang di Mako Satradar 222 Kabuh. (17/10)

Selain itu Kapolres juga menyampaikan, agar  warga Desa Manduro mempertahankan dalam kehidupan sehari hari suasana adem ayem. Tidak ada masalah yang mendasar, bahkan terkait penyalahgunaan narkoba pun warga desa Manduro menjaga diri dan keluarga agar tidak ada yang tersangkut.

Terkait pembinaan kepada warga Manduro  masalah sosialisasi hukum perdata dan hukum pidana  pihak polres melalui tiga pilar siap mengagendakan melalui Babinkamtibmas. Termasuk dalam kepemilikan Surat Ijin Mengemudi (SIM).

“Bagi pengendara yang tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM), dari BABINKABTIBMAS memberikan  Surat untuk warga manduro dan babinkamtibmas memberikan pelatihan dalam pembuatan SIM. Materi yang diberikan sama persis dengan ujian SIM yang ada di SAMSAT. Tahun 2017 warga Manduro dalam mengikuti ujian SIM lulus semua”, ucap Kapolres

Kepada Kepala Desa kapolres berpesan masalah penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) kondisi keuangan desa harus transparan. Transparansi  keuangan tersebut tertuang di undang undang. Kondisi semua warga agar mengetahui dan mengerti. termasuk masalah medsos dalam penggunaan WhatsApp.  jika ada penyampaian masalah masalah di desa agar kecepatan informasikan terselesaikan apabila dikomunikasikan melaui WhatsApp.

” Untuk perbaikan jalan bisa melalui Dansat radar 222  melalui pengajuan proposal yang akan ditujukan kepada pemerintah desa.  Terkait nama yang ada di KTP nama tersebut jangan di tipe ex. Akan tetapi diharapkan di beri nama tambahan yakni dengan nama panggilan sehari hari, sedangkan dalam penggunaan mobil siaga desa agar warga bisa menggunakannya, mobil tersebut segera di perdeskan”. ungkap Fadli

Perlu diketahui tagar ganti presiden sudah dihapus. Karena dalam pilpres calonnya sudah ada 2  “Dalam pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden mendatang, siapa saja yang terpilih, kita doakan semoga bisa amanah”. Kegiatan cangkru’an Forpimda akan dilakukan secara bergilir dan secara bergantian dari berbagai elemen, termasuk pelayanan kepada masyarakat. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here