AIDENTEX DAN LUSTRUM XV111

0
66

SURABAYA, SINAR POS – Airlangga International Dental  Expo  2018 dan Fakultas  kedokteran gigi Universitas Airlangga Surabaya  menggelar Expo di Diandra Convension Center Surabaya 4 – 6, Oktober 2018.

Ketua Panitia  Drg. Harry Laksono  Mkes, Spesialis  SP, Mengatakan, tujuan utama adalah Dental Expo, kemudian  menambah skill dan  pengetahuannya lewat seminar dan XO, lain dengan timnas, kalau timnas nanti tahun depan, seminar dan Xo nya yang nomor satu, kemudian dental exponya yang diikuti, tujuan memperkenalkan produk-produk yang baru, mahasiswa-mahasiswa kedokteran gigi,  harapan Pak Dekan ini adalah mereka nanti menjadi seorang dokter gigi yang cleans satisfaction, dia memperhatikan pasennya bagaimana, merawat, kemudian bagaimana mereka yang akan praktek ini  akan membeli alat-alat kedokteran gigi yang bagus, disini diperkenalkan kemudian bagaimana cara pembeliannya, berbagai macam cara sehingga tidak memberatkan  si mahasiswa, ini adaalah bentuk  kepedulian dari dekan ke mahasiswa dan alumni, ini pesertanya bisa  sampai 1.600 orang, ini berkat alumninya Unair yang di koordinir oleh dekan. sehingga  mereka berbondong-bondong berpartisipasi  mensukseskan, ujarnya.

Yang hadir 45 vendor, jadi terkumpulnya alumni yang banyak ini, next timenya akan lebih banyak lagi.Kalau kita bisa merawat pasen dengan safe dan clean. Mereka menyediakan peralatan dengan harga terjangkau mulai dari kelas low sampai dengan yang high. Nanti  saya mendatangkan pembicara dan mengundang para orangtua mahasiswa ini untuk memberikan penjelasan bagaimana caranya beli alat ini dengan modal yang minim sehingga nanti lulusan ini bisa segera praktek, tidak lontang lantung tidak punya uang tidak bisa beli alat, itu kepedulian dekan sampai kesana  tuturnya.

Sementara itu Dekan Kedokteran Gigi Unair,  Dr.Drg Darmawan Setianto Mkes  mengatakan, Aidentex ini sendiri  rangkaian dari peringatan 90 tahun pendidikan Drg di Indonesia. Jadi aidentex ini  adalah pendekatan teknologi, jadi kita undang pameran teknologi ini, kepada alimni kita, kepada mahasiswa, intinya adalah perkembangan didunia ini yang penting adalah pendekatan ke semua pasen, kepuasan pasen. Ujarnya.

Jadi intinya Aidentex sendiri, mendekatkan teknologi, duakali kita lakukan, idenya kenapa kok dilakukan seperti ini, bukan asal buat, kalau kita lihat pameran teknologi seperti ini di Singapore, itu pembelinya adalah kita ini, dari Indonesia, karena disana Dr gigi hanya sedikit, ya jadi disini, Indonesia timur kita fokus disini, sehingga tidak perlu jauh-jauh ke Singapore, duitnya masuk ke indonsia, sehingga kita bisa maju katanya.

Disekitar aidentex ini, tanggal 1 sampai 7,  juga ada  yang namanya international  symposium, itu namanya  joint saintipic meeting, ya ngundang professor ahli-ahli dari Korea dan jepang, untuk menguji teman-teman, ngasi ceramah, yang kedua nanti lustrum, itu pendekatan alumni, alumni sekarang sudah dekat, ini yang daftar sudah 1.600 lebih. Nanti tanggal 7 akan ada pemecahan rekor muri, kita akan mengumpulkan 2000 alumni, kalau ini berhasil, ini merupakan kebangkitan, alumni, seperti yang dikatakan  Bu Risma tadi, kita harus berbuat sesuatu,  wong Indonesia  isine tuku-tuku tok, kurang pd-pd, ucapnya.

Itu makanya, yang penting alumni ini guyub, setelah guyub, cocok-cocokan ide,  Ibu Risma yang memfasilitasi. kita  kerjasama dengan dinas kesehatan, bagaimana menurunkan angka gigi bolong, tahun 2020 harus nol, pada anak umur 12 tahun harus nol, kemudian  karena  gigi berlubang, gusi yang berdarah, pada ibu hamil, itu bahaya, karena bisa lahir premature, tidak dikehendaki, karena bayinya bisa lahir cacat. Tuturnya. (Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here