Memperingati Bulan Suro, Desa Wakah Gebyar Wayang Kulit

0
34

Ngawi, Sinar Pos

Terletak didaerah dataran tinggi wilayah Kabupaten Ngawi dan obyek wisata air terjun pengantin disitulah keberadaan desa Wakah Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi yang masih kental dengan budaya dan kebiasaan leluhur yang menjadi pedoman warga.

Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, dan menghormati para leluhur dibulan Suro atau yang biasa disebut tahun baru Islam di tahun 2018 ini, berbagai acara ritual dan hiburan disajikan.

Hal ini sudah berlangsung setiap tahunnya karena menurut warga setempat dirinya tidak bisa meninggalkan nilai luhur dan ajaran leluhur tentang kehidupan sehari-hari untuk mengais rejeki, walaupun di era modern tetap saja budaya dan adat istiadat desa Wakah tetap terjaga. Ucap warga Wakah.

Senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Wakah Bambang Setyonugroho, dirinya mengatakan bahwa kita adalah orang Jawa dan secara otomatis kita memiliki panutan dari leluhur kita yaitu Wali Songo terutama sunan Kali Jogo sebagai leluhur yang menyebarkan ajaran Islam kepada kita semua melalui budaya seperti halnya wayang kulit, Kepala Desa Juga menambahkan dari dasar itu dalam pagelaran wayang kulit ini mengandung makna sebagai tuntunan kita semua untuk menjalani kehidupan yang baik rejeki yang barokah selamat dunia dan akhirat. Ucap Kepala Desa Wakah Bambang Setyonugroho.

Pesan Sunan Kalijaga ini ditujukan kepada umat akhir zaman dengan sebelumnya menyebut tanda-tanda akhir zaman. Dan menyaran untuk melakukan pendekatan kepada Allah melalui perjalanan Rohani (suluk) mencari petunjuk & hidayah dari-Nya. (Ardhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here