Jamkrindo Support Generasi Muda Untuk Wirausaha

0
117

SURABAYA, SINAR POS– Jamkrindo akan terus mensupport generasi muda untuk wirausaha, Support Jamkrindo berupa jaminan pada mereka yang sudah buka usaha untuk mendapatkan modal dari perbankan.

Direktur Utama Jamkrindo, Randi Anto, mengatakan, dorongan untuk mengajak kaum muda berwira usaha itu sudah sering disosialisasikan di lingkungan kampus.“Kami berusaha memperluas akses dan mengajak masyarakat untuk berani memulai usaha sejak usia muda,” kata Randi di sela acara Indonesian Business and Development (IMD) Expo di Grand City Convex Surabaya, Rabu (3/10/2018).

Pameran BUMN yang dibuka Menteri Koordinator Bidang Perekenomian, Darmin Nasution, ini diikuti 106 BUMN. Tujuan dari pameran selama 3 hari kedepan ini untuk mensosialisasikan BUMN-BUMN dan keberhasilannya pada masyarakat, Jamkrindo hingga Agustus 2018 sudah memberikan jaminan pinjaman sekitar Rp78 triliun. Dari target tahun ini masih ada tambahan jaminan kredit antara Rp15 triliun hinggal Rp 20 triliun  ujarnya.

Target itu akan tercapai lewat sinergi dengan BUMN yang lain. Melalui sinergi tersebut, pihaknya akan banyak menggarap tambahan peluang terutama di luar Pulau Jawa. Jamkrindo belum lama ini kembali berhasil meraih penghargaan Golden Trophy pada ajang Infobank BUMN Award 2018. Penghargaan tersebut sudah kali ketiga diterima Jamkrindo yang selama lima tahun berturut-turut meraih predikat “Sangat Bagus”.

Ditambahkan Randi, Raihan itu,  adalah prestasi yang harus dijaga. “Kami optimis performance Jamkrindo masih bisa dijaga di level “Sangat Bagus,” tuturnya.

Sementara itu, Menko Perekonomian, Darmin Nasution,  mengatakan, berharap semua BUMN mengambil peran membantu pemerintah. ekonomi mulai tumbuh kalau ekspornya tumbuh dan berkembang. Namun,  saat ini yang terjadi ekspor tidak naik dan impor yang justru naik cepat.ujarnya.

Menteri Darmin menambahkan, negeri ini masih lemah di bidang SDM dan produktifitasnya. Pemerintah sekarang sedang berusaha meningkatkan kualitas tersebut.  tentang pengangguran. “Saat ini angka pengangguran tertinggi justru yang dari lulusan SMK. Jadi ada yang tidak pas,” Padahal, lulusan sekolah kejuruan itu seharusnya lebih mudah bekerja, karena pendidikannya beorientasi kerja. Pihaknya berharap para lulusan SMK itu nantinya tidak hanya mengantongi selembar ijazah, tapi setiap tahun bisa memiliki 2-3 sertifikat. Tuturnya.(Nwi)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here