Kades Merangkap Guru Turun Kesekolah – Sekolah Sedekah Ilmu

0
50

Jember – Di Kabupaten Jember khususnya banyak para Kepala desa ( Kades) yang merangkap tugas sebagai tenaga pendidik / guru pendidik , baik di sekolah Negeri atau swasta, bahkan tercatat ada puluhan Kades yang bertugas ganda tersebut. ada yang mengatakan karena sebelum menjabat Kades telah mengajar di sekolah, ada yang hanya mengejar materi dan ada juga yang hanya menyalurkan hobi semata.

Tak terkecuali dengan Kepala desa( Kades) Jubung, Kecamatan Sukorambi Jember, Bhisma Perdana SH. MHum. yang merangkap sebagai tenaga pendidik /guru di salah satu SMK swasta di Panti. mereka turun ke sekolah sekolah untuk bersedekah ilmu mumpung masih diberi kesehatan dan masih mampu agar bermanfaat bagi orang lain. karena barang siapa berbagi ilmu walaupun satu ayat, meskipun telah meninggal dunia dia akan menerima pahala sesuai apa yang pernah dia perbuat.

Selain menjabat Kades Jubung, juga mengajar di sekolah SMK Argopuro Panti bertujuan bukan untuk mengejar materi saja, tapi tujuannya sangat mulia yakni , memberikan pendidikan yang berkaitan dengan apa yang seharusnya di lakukan sebagai warga Negara yang baik terhadap diri sendiri dan orang lain.

” hal ini disampaikan di kantor desa Jubung tepatnya Jum,at 28/9/18. biasanya mengajar satu Minggu dua kali. selain itu kami terpanggil untuk bersedekah ilmu dan turun di sekolah sekolah untuk memberikan motivasi pada generasi muda untuk berbuat pada Negara. jangan tanyakan apa yang diberikan Negara padaku , tapi apa yang saya berikan pada Negara ” terang Bhisma panggilan sehari- hari.

Untuk saat ini masih mengajar dalam waktu se Minggu dua kali, agar hidup ini bermanfaat bagi orang lain.

” Biasanya jadwal mengajar dua kali dalam satu Minggu, yakni hari Selasa dan Rabu. bersedekah ilmu ini tujuannya adalah agar hidup ini berguna bagi orang lain. tidak semata hanya mencari materi, tapi barang siapa yang hidupnya tak berbuat baik bagi orang lain maka sangat rugi sekali.’ ungkapnya.

Saya terpanggil untuk bersedekah ilmu, karena generasi saat ini telah banyak yang mengikuti arus derasnya informasi dari luar. sehingga banyak generasi muda yang telah terpengaruh oleh budaya luar, sehingga kalau ini tak segera di antisipasi maka sangat berbahaya sekali.

” Saya kebetulan mengajar mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan( PKN), yang memang basic saya, bahkan mata pelajaran tersebut ini adalah sangat penting sekali bagi para pelajar atau pemuda termasuk sebagai generasi penerus anak bangsa yang memang seharusnya mendapat pendidikan kewarganegaraan tersebut.” pungkas ketua KNPI Jember ini.( Dik/ Bas/Rol)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here